“Saat ini sudah terdaftar di kita sejak bulan Desember,” kata Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, Ipda Yudhi Susanto, Selasa (27/1) lalu.
“Kita masih mendalami perkaranya, masih sesuai SOP yang ada. Kita kan juga asas praduga dan lainnya. Sementara sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan terkait itu,” tambah Yudhi.
Soal berbagai narasi detail yang beredar luas di masyarakat, polisi mengaku belum bisa memastikan kebenarannya. Informasi masih simpang siur.
“Itu kami belum dapat data validnya, karena banyak beredar. Hanya membenarkan bahwa peristiwanya saat ini sudah dilaporkan, kalau untuk koridor dugaan pidananya kan masih didalami,” jelasnya lagi.
Di sisi lain, guru yang bersangkutan disebutkan masih mengajar seperti biasa. Ia mendapat pendampingan dari sekolah dan kuasa hukumnya. Sementara itu, proses hukum di kepolisian tetap berjalan. Kita tunggu saja kelanjutannya.
Artikel Terkait
Dari Tuduhan Es Gabus Palsu, Terkuak Rumah Ambruk dan Anak Putus Sekolah
Kobaran Api Hanguskan Pabrik Sandal di Medan, Diduga Bermula dari Korsleting
Di Balik Tuduhan Viral, Atap Ambrol dan Mimpi Putus Sekolah Menghantui Sudrajat
Kapak dan Kunci Gembok di Tas Titipan: Jejak Kelam Anak yang Dituduh Bunuh Ibu Kandung di Ponorogo