TULANG BAWANG - Pagi Jumat (13/3/2026) itu berubah jadi mimpi buruk di Desa Suka Bhakti, Tulang Bawang. Ahmad Fajar Haris, seorang pegawai Perum Bulog berusia 40 tahun, tewas dengan tragis di depan rumah kontrakannya. Ia diserang secara brutal menggunakan senjata tajam.
Polisi kini sudah tahu siapa dalangnya. Identitas dua orang pelaku berhasil diungkap. "Pelaku sudah teridentifikasi dua orang, kita masih melakukan pengejaran dibantu Tekab 308 Polres Tulangbawang," jelas Kapolsek Penawartama, Iptu Harizal.
Upaya penangkapan masih terus digencarkan. Menurut Harizal, timnya masih memburu kedua tersangka yang kabur usai aksi keji itu.
Kondisi korban sungguh memilukan. Tubuhnya penuh luka bacokan, terutama di bagian leher, dada, tangan, dan wajah. Warga yang panik sempat membawanya ke puskesmas terdekat. Tapi terlambat. Luka-lukanya terlalu parah, nyawanya tak tertolong.
Lantas, bagaimana awal mula kejadian? Menurut sejumlah saksi, dua pria mendatangi rumah kontrakan korban. Mereka mencari Fajar. Pertemuan itu awalnya tampak biasa saja mereka sempat mengobrol.
Namun begitu, situasi berubah drastis. Tanpa ada yang menduga, salah satu pelaku tiba-tiba menghunus senjata tajam. Serangan itu terjadi begitu cepat dan ganas. Usai membacok, kedua pria itu langsung kabur, menghilang di keramaian.
Saksi kunci, pemilik kontrakan bernama Siti Hajar, mengaku sempat bertemu dengan kedua pria tersebut.
"Orang itu datang katanya mau menemui bos nanyai mana kosnya. Terus ketok-ketok pintu. Saya pikir baik orangnya terus saya tinggal bakar sampah," kenang Siti.
Ia sama sekali tak menduga percakapan singkat itu adalah pertanda petaka.
Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak cepat. Mereka melakukan olah TKP, mengamankan bukti, dan memeriksa para saksi satu per satu. Jenazah Ahmad Fajar Haris kemudian dibawa ke RSUD Menggala untuk menjalani autopsi. Investigasi masih terus berlanjut untuk mengungkap motif di balik pembunuhan keji ini.
Artikel Terkait
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur Tewaskan Dua Orang, Puluhan Luka-Luka
PSM Makassar Takluk 2-0 dari Bali United Usai Kartu Merah di Babak Pertama
Tabrakan Frontalka Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jalur Kereta Lumpuh Total
Harga Minyak Goreng Meroket, INDEF Ungkap Lonjakan Biaya Plastik Kemasan Ikut Jadi Pemicu