Iran Bantah Klaim Trump soal Kesepakatan Damai, Negosiasi Masih Berlangsung

- Jumat, 12 Juni 2026 | 10:40 WIB
Iran Bantah Klaim Trump soal Kesepakatan Damai, Negosiasi Masih Berlangsung

Iran secara resmi membantah telah mencapai kesepakatan damai dengan Amerika Serikat, sebagaimana diklaim oleh Presiden AS Donald Trump. Melalui pernyataan resmi, Teheran menegaskan bahwa negosiasi masih berlangsung dan belum mencapai titik final.

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa Washington dan Iran dapat menandatangani perjanjian damai paling cepat akhir pekan ini. Klaim tersebut ia gunakan sebagai alasan untuk menghentikan serangan terhadap Iran, setelah kedua negara kembali terlibat saling serang dalam beberapa hari terakhir.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengakui bahwa sebagian isu yang tengah dirundingkan telah menemui titik terang. Namun, ia menegaskan bahwa Iran tidak akan mengompromikan tuntutan utamanya.

“Kami belum mencapai kesimpulan akhir mengenai masalah ini,” ujar Baghaei dalam pernyataannya.

“Ini adalah masalah yang sangat penting yang saat ini sedang ditinjau oleh badan-badan pembuat keputusan yang relevan,” lanjutnya.

Konflik bersenjata antara Iran dan AS telah berlangsung selama tiga bulan terakhir. Perang ini tidak hanya menewaskan ribuan orang, tetapi juga mendorong lonjakan harga energi global. Meskipun kedua pihak sempat menyepakati gencatan senjata pada April, negosiasi lanjutan untuk mencapai kesepakatan damai permanen hingga kini masih menemui jalan buntu.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar