Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di DKI Jakarta. Melalui sistem informasi DBDKlim, BMKG memprediksi lima wilayah administrasi Jakarta berada pada kategori waspada terhadap kejadian DBD selama Agustus 2026.
Prediksi ini didasarkan pada analisis kondisi curah hujan, kelembapan udara, dan faktor iklim lainnya yang dinilai mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, vektor penyebab DBD. Data yang digunakan merupakan pemutakhiran per 20 Juli 2026.
Menurut data tersebut, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara diperkirakan memiliki angka insiden (AI) DBD pada kategori waspada, dengan kisaran 3-10 kasus per 100 ribu penduduk. Sementara itu, Jakarta Pusat diprediksi berada pada kategori aman dengan nilai AI di bawah 3. Tidak ada wilayah di DKI Jakarta yang masuk kategori awas, yang berarti AI di atas 10.
Meski curah hujan di seluruh DKI Jakarta selama Agustus 2026 diprediksi rendah, sekitar 21-50 milimeter, tingkat kelembapan udara masih cukup mendukung untuk perkembangbiakan nyamuk. Oleh karena itu, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama di wilayah-wilayah yang masuk kategori waspada.
Artikel Terkait
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Sulsel Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Sejumlah Daerah
BMKG: Sebagian Jabodetabek Cerah, Jaksel dan Depok Berpotensi Hujan Ringan
BMKG: Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Minggu, Tanpa Potensi Hujan
BMKG Prediksi Kekeringan Meluas di Jawa, Bali, dan Kalimantan Selatan, DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat