Buaya Raksasa Inhil Tewas dengan Sampah Plastik di Perutnya

- Senin, 24 November 2025 | 14:00 WIB
Buaya Raksasa Inhil Tewas dengan Sampah Plastik di Perutnya

MURIANETWORK.COM - Warga Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, baru-baru ini berhasil menangkap seekor buaya berukuran luar biasa. Binatang buas ini panjangnya hampir tujuh meter dengan berat sekitar satu ton. Namun, nasib malang menimpa sang buaya. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Inhil akhirnya menyatakan hewan itu mati pada Kamis, 20 November 2025.

Penangkapan ini sendiri sebenarnya sudah terjadi lebih dulu, tepatnya pada Jumat, 31 Oktober 2025. Dengan semangat gotong royong, warga berhasil mengeluarkan buaya itu dari sebuah parit yang terhubung langsung ke aliran sungai.

Setelah berhasil ditangkap, buaya raksasa itu sempat menjadi tontonan yang menarik perhatian. Bahkan, ada beberapa warga yang nekad berbaring di atas tubuhnya untuk sekadar berfoto. Melihat kondisinya yang memprihatinkan, buaya kemudian dievakuasi ke Kota Tembilahan untuk mendapat perawatan. Tubuhnya penuh dengan luka.

Sayangnya, meski telah dirawat selama kurang lebih 20 hari, kondisi buaya itu tak kunjung membaik. Luka-luka di sekujur tubuhnya rupanya terlalu parah, sehingga hewan tersebut akhirnya tak bisa diselamatkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Inhil, Junaidi Ismail, memberikan penjelasan mengenai tindak lanjutnya.

"Kami diberikan kewenangan untuk melakukan pembedahan untuk melihat apa yang ada di dalam perut buaya tersebut. Kita temukan yang sangat memprihatinkan di bagian perut," ujarnya pada Senin, 24 November 2025.

Pihak Damkar pun berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Kawasan Pesisir dan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan di Padang serta BKSDA Riau. Hasil pembedahan perut buaya itu sungguh mengejutkan. Di dalamnya ditemukan berbagai sampah plastik, pecahan kaca dari tabung televisi, hingga sebuah pisau dapur.

Usai pemeriksaan selesai, tubuh buaya raksasa itu dibungkus dan dimasukkan ke dalam kontainer untuk dikirim ke Jakarta. Di sana, bangkainya akan diawetkan.

Peristiwa ini tentu saja menyisakan peringatan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di sekitar sungai dan kawasan pesisir, mengingat kemunculan buaya di wilayah Indragiri Hilir belakangan ini kerap terjadi.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar