Mantan ART Nekat Panjat Pagar Rumah Majikan Demi Pulang Rawat Orang Tua Sakit

- Selasa, 02 Juni 2026 | 23:00 WIB
Mantan ART Nekat Panjat Pagar Rumah Majikan Demi Pulang Rawat Orang Tua Sakit

Keputusan nekat diambil seorang mantan asisten rumah tangga (ART) demi bisa kembali ke pangkuan keluarga. Nur, perempuan yang pernah bekerja di kediaman Rien Wartia Trigina atau Erin, mengaku memanjat pagar rumah majikannya dan melarikan diri saat upaya mengundurkan diri secara baik-baik tak kunjung membuahkan hasil.

Keinginan untuk pulang muncul setelah Nur mengetahui kondisi orang tuanya yang tengah sakit. Namun, permohonan untuk berhenti bekerja tidak langsung dikabulkan. Ia diminta tetap bertahan hingga ada pengganti yang menempati posisinya. Situasi itu, menurut Nur, membuatnya merasa tidak memiliki pilihan lain selain meninggalkan rumah tersebut secara diam-diam.

“Pas awal-awal kayak gak nyangka saja bisa kabur, bisa keluar dari sana. Karena saya sudah berusaha buat baik-baik gitu lo. Sudah bilang, izin baik-baik. Kata ibu ‘Kalau mau keluar baik-baik’, tapi ternyata susah juga. Mana orang tua makin parah sakitnya jadi saya terpaksa kabur,” kata Nur saat ditemui di kediamannya di kawasan Cianjur, Jawa Barat.

Ia menambahkan bahwa keputusan itu diambil setelah melalui pertimbangan panjang. Sebelumnya, Nur telah menyampaikan alasan keluarganya yang mendesak, tetapi permintaan tersebut tidak langsung disetujui. “Sebelumnya sudah bilang mau baik-baik mau keluar dari sana, tapi ibu gak ngizinin kayak gitu. Jadi harus nunggu ada ganti, ada ganti kayak gitu. Makanya saya kabur,” terangnya.

Sementara itu, suami Nur mengaku sempat diliputi kekhawatiran saat mengetahui rencana istrinya. Sejak awal, ia telah mengingatkan risiko yang mungkin terjadi, terutama karena pagar rumah majikan yang sangat tinggi. “Maka itu yang saya pikirkan dari dulu, kan hari pertama ketemu tuh saya bilang begini, ‘Jangan sampai kabur itu lihat pagarnya tinggi’. Pesan saya begitu. Makanya kita baik-baik saja cuma istri mungkin sudah gak kuat gitu saja,” ujar suami Nur.

Meski berhasil pulang dengan selamat, Nur harus meninggalkan sejumlah barang pribadinya di rumah majikan. Ia sengaja tidak membawa barang-barang tersebut agar lebih mudah memanjat pagar dan mempercepat proses pelariannya. Kini, kondisi keluarganya disebut mulai membaik. Nur pun telah bertemu dengan orang tuanya setelah tiba di kampung halaman.

“Alhamdulillah sekarang sudah mendingan. Kemarin juga sudah nengokin (orang tua). Katanya ya sudah gak apa-apa yang penting selamat, gak apa-apa barang-barang gak dibawa juga. Katanya gitu gak apa-apa yang penting selamat badannya,” pungkas Nur.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags