Di usia yang telah menginjak 55 tahun, Rochi Putiray masih tampak bugar dan segar. Postur tubuhnya tetap ramping, membuat banyak orang sulit percaya bahwa mantan penyerang Timnas Indonesia itu kini telah memasuki usia setengah abad lebih. Penampilannya yang awet muda seolah menjadi bukti bahwa ia adalah salah satu dari sedikit mantan pemain yang mampu menjaga kebugaran dengan baik.
Gaya penampilan Rochi Putiray memang telah menjadi ciri khasnya sejak ia masih aktif berlaga di kancah sepak bola nasional pada era awal 1990-an hingga pertengahan 2000-an. Ia kerap berganti-ganti warna rambut, mulai dari hitam, pirang, merah, kuning, hingga kombinasi merah dan kuning sekaligus. Tidak hanya itu, kebiasaan unik lainnya yang masih ia pertahankan hingga kini adalah mengenakan sepatu dengan warna berbeda di kaki kanan dan kirinya.
Secara fisik, pria kelahiran Situbondo, Jawa Timur, 26 Juni 1970, itu tidak banyak mengalami perubahan. Karier sepak bolanya tidak hanya membawanya bermain untuk klub-klub dalam negeri seperti Persis Solo, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan PSPS Pekanbaru, tetapi juga membawanya merantau ke Hong Kong. Di sana, ia cukup lama memperkuat sejumlah klub, yakni Instant-Dict F.C., Happy Valley, South China AA, dan Kitchee SC.
Rochi Putiray dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Julukan “Nyong Ambon berhati sutera” melekat padanya. Kiprahnya di timnas terbilang panjang, sejak 1991 hingga 2004, dengan catatan 17 gol dari 41 pertandingan. Namanya semakin melambung setelah ia tampil gemilang dalam laga persahabatan melawan raksasa Italia, AC Milan, pada 30 Mei 2004.
Dalam pertandingan yang digelar di Hong Kong itu, Rochi Putiray masuk dari bangku cadangan pada babak kedua. Ia langsung menggebrak dengan mencetak dua gol indah yang membawa timnya, Kitchee SC, meraih kemenangan tipis 2-1. Meskipun hanya bersifat eksibisi, aksinya menjadi buah bibir di Hong Kong dan Indonesia.
Pasalnya, saat itu AC Milan tengah menjalani tur pramusim ke China sebelum melanjutkan perjalanan ke Hong Kong. Klub asal Italia itu diperkuat oleh deretan bintang, termasuk penyerang andalan Andriy Shevchenko serta bek legendaris Paolo Maldini. Gol-gol Rochi Putiray kian istimewa karena ia mampu menjebol gawang tim sekaliber itu.
Artikel Terkait
Direktur Utama Blueray Cargo Akui Beri Rp 30 Miliar ke Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi
Dua ABG Diamankan Polisi Usai Diduga Ayunkan Bocah 6 Tahun ke Tiang Listrik di Jakpus, Korban Tersetrum
Dishub Imbau Pengendara Hindari Bundaran HI dan Sekitarnya Hari Ini Akibat Aksi Unjuk Rasa
Jelajahi Yogyakarta dalam Sehari: Wisata Sejarah, Kuliner, dan Budaya di Satu Rute Dekat