Kasus seorang guru SD di Tangerang Selatan yang dilaporkan ke polisi ramai jadi perbincangan. Bermula dari unggahan di media sosial, ceritanya pun menyebar cepat.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung saat acara lomba sekolah Agustus lalu. Seorang murid terjatuh, tapi bukannya ditolong, malah ditinggal oleh beberapa temannya. Melihat hal itu, sang guru yang juga wali kelas pun memberi nasihat kepada para siswa.
Nasihat itulah yang kemudian dipersoalkan. Keluarga murid menilai teguran tersebut sebagai bentuk kemarahan yang diperlihatkan di depan umum. Mereka merasa tidak terima.
Akibatnya, keluarga tak hanya memindahkan anaknya ke sekolah lain. Mereka juga melaporkan guru tersebut ke sejumlah pihak. Laporan masuk ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pendidikan Provinsi, dan tentu saja, Polres Tangerang Selatan. Tuduhannya, kekerasan verbal.
Kabar laporan itu pun dibenarkan oleh pihak kepolisian.
Artikel Terkait
Dari Tuduhan Es Gabus Palsu, Terkuak Rumah Ambruk dan Anak Putus Sekolah
Kobaran Api Hanguskan Pabrik Sandal di Medan, Diduga Bermula dari Korsleting
Di Balik Tuduhan Viral, Atap Ambrol dan Mimpi Putus Sekolah Menghantui Sudrajat
Kapak dan Kunci Gembok di Tas Titipan: Jejak Kelam Anak yang Dituduh Bunuh Ibu Kandung di Ponorogo