Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans di Tol Kalikangkung untuk Mudik 2026

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:15 WIB
Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans di Tol Kalikangkung untuk Mudik 2026

Helikopter Ambulans Siaga di Kalikangkung, Antisipasi Darurat Mudik 2026

Semarang – Menjelang puncak arus mudik Lebaran, Polda Jawa Tengah punya persiapan khusus. Sebuah helikopter ambulans udara kini disiagakan di kawasan Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi keadaan darurat medis yang mungkin terjadi di tengah padatnya perjalanan.

Menurut Kombes Artanto, Kabid Humas Polda Jateng sekaligus Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026, penempatan helikopter ini adalah wujud kesiapan aparat. Tujuannya jelas: memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang mudik.

“Penempatan helikopter ambulans udara di kawasan GT Kalikangkung ini merupakan bagian dari kesiapan Polda Jateng dalam mendukung penanganan darurat selama Operasi Ketupat Candi 2026. Dengan adanya dukungan ambulans udara, jika terjadi kondisi medis darurat dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif,” ujar Artanto, Sabtu (14/3/2026).

Helikopter itu sendiri adalah dukungan dari Dit Poludara Korpolairud Baharkam Polri. Ia ditempatkan di helipad Kalikangkung salah satu pintu utama arus kendaraan dari arah barat menuju Jawa Tengah. Lokasinya strategis.

Kru yang bertugas sudah siap. Pilot Irwan memimpin tim, didampingi copilot Agus T. Lalu ada teknisi Maradona dan Erwin, serta tenaga kesehatan bernama Seno. Mereka akan berjaga mulai 13 hingga 25 Maret 2026 mendatang. Jadi, jika ada keadaan darurat di jalur tol yang macet parah, respons medis bisa dilakukan dengan cepat lewat udara.

Sebelumnya, helikopter ini melakukan penerbangan ferry flight dari Pondok Cabe menuju Kalikangkung. Ia tiba di Semarang pada Sabtu (14/3) dan langsung bersiaga. Ini adalah bagian dari strategi memperkuat sistem respons cepat, terutama untuk menangani kecelakaan lalu lintas atau kondisi medis yang butuh evakuasi segera.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik di wilayah Jawa Tengah mendapatkan perlindungan dan pelayanan terbaik. Oleh karena itu berbagai kesiapan, termasuk dukungan ambulans udara, telah disiapkan untuk mengantisipasi situasi darurat selama arus mudik maupun arus balik Lebaran,” tegas Kombes Artanto.

Di sisi lain, polisi tak hanya mengandalkan fasilitas canggih. Mereka juga mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan. Patuhi aturan lalu lintas, dan jangan ragu mendatangi pos pelayanan Operasi Ketupat Candi jika membutuhkan bantuan.

Harapannya tentu saja satu: memastikan perjalanan mudik dan balik masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Persiapan seperti ini setidaknya bisa memberi sedikit ketenangan di tengah hiruk-pikuk perjalanan jarak jauh.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar