Laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Maroko di MetLife Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat, pada Minggu (14/6/2026) pagi WIB, harus berakhir imbang 1-1 di babak pertama. Kedua tim sama-sama menunjukkan ambisi besar untuk mengamankan tiga poin perdana demi membuka peluang lolos ke babak 32 besar.
Maroko berhasil mengejutkan Brasil lebih dulu melalui gol Ismael Saibari pada menit ke-21. Berawal dari umpan terobosan Brahim Diaz yang membelah pertahanan Brasil, Saibari yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Alisson Becker, mampu men-chip bola masuk ke gawang. Keunggulan 1-0 untuk Singa Atlas julukan Timnas Maroko bertahan selama sekitar sepuluh menit.
Brasil yang tertinggal langsung meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-32. Menerima umpan dari Bruno Guimaraes, Vinicius Jr melakukan aksi individu dengan mengecoh dua pemain Maroko dari sisi kiri penyerangan, lalu memperdaya kiper Yassine Bounou. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Dari segi statistik, Brasil memang lebih mendominasi penguasaan bola dengan catatan 56 persen berbanding 44 persen milik Maroko. Namun, tim asuhan Mohamed Ouahbi justru lebih produktif dalam menciptakan peluang. Achraf Hakimi dan kawan-kawan melepaskan total 12 tembakan, sementara Brasil hanya mencatatkan empat kali percobaan ke arah gawang.
Menarik untuk menanti strategi yang akan diterapkan masing-masing pelatih di babak kedua. Baik Brasil maupun Maroko sama-sama berambisi meraih kemenangan demi menjaga asa melangkah ke fase gugur turnamen empat tahunan tersebut. Susunan pemain yang diturunkan pun mencerminkan kekuatan penuh kedua tim, dengan Brasil mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang diperkuat Alisson, Marquinhos, Casemiro, dan Vinicius Jr, sementara Maroko mengandalkan skema serupa dengan Bono, Hakimi, Brahim Diaz, dan Saibari sebagai motor serangan.
Artikel Terkait
Indonesia Center New York Resmi Dirintis, Perkuat Promosi Ekonomi dan Budaya di Pasar AS
Bank Dunia Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen pada 2026, Didorong Permintaan Domestik
Danantara Perkuat Pendanaan PT PAL, Laba BUMN Alutsista Melonjak 108 Persen
Harga Pertamax Naik ke Rp16.250, Risiko Migrasi ke Pertalite Bebani APBN Rp19,5 Triliun