20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama BTN Jakarta International Marathon 2026

- Minggu, 14 Juni 2026 | 06:45 WIB
20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama BTN Jakarta International Marathon 2026

Sebanyak 20.500 pelari memadati hari pertama ajang BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu. Kategori yang dipertandingkan pada hari pertama adalah 5K dan 10K, dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan apresiasi atas kelancaran penyelenggaraan acara tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Marulina Dewi memastikan bahwa seluruh infrastruktur kamera pengawas atau CCTV milik pemerintah daerah di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) berfungsi prima. “Kami pastikan operasional CCTV Pemprov DKI Jakarta tetap berjalan normal dan digunakan secara aktif untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan masyarakat, serta pemantauan wilayah, termasuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” ujar Marulina dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Di sisi lain, Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim menyatakan bahwa pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) bagi penerima yang terlibat kasus perundungan atau tawuran merupakan langkah disiplin dari pemerintah. “Pencabutan KJP bagi pelanggar berat, seperti 60 kasus tawuran sejak 2025, menjadi bagian dari upaya disiplin, diimbangi dengan akses pendidikan alternatif,” kata Chico di Jakarta, Jumat.

Untuk mendukung mobilitas pengunjung, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyiapkan tiga rute armada menuju kawasan JIEXPO Kemayoran, lokasi penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyebutkan ketiga rute tersebut adalah 2C (Balai Kota–JIEXPO Kemayoran), PRJ2 (Kampung Melayu–JIEXPO Kemayoran), dan PRJ3 (Pulo Gadung–JIEXPO Kemayoran).

Dalam kesempatan terpisah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membuka peluang untuk menambah golongan baru dalam kebijakan 15 golongan gratis transportasi umum di ibu kota. Menurutnya, pemerintah provinsi terus mengampanyekan pemanfaatan fasilitas tersebut guna mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar