PT Harta Djaya Karya Tbk, atau yang akrab disapa MEJA, punya kabar gembira buat para investornya. Perusahaan ini berencana membagikan saham bonus senilai fantastis, mencapai Rp7,45 miliar. Rencananya, pembagian ini akan dilaksanakan pada 8 Mei 2026 mendatang.
Mekanisme yang dipilih adalah kapitalisasi agio saham. Intinya, ini bukan dividen tunai, melainkan tambahan kepemilikan saham untuk para pemegang saham setia.
Kalau dilihat dari prospektus yang dirilis Jumat lalu, total saham bonus yang bakal dibagikan mencapai 372.583.673 lembar. Rasio yang ditawarkan cukup menarik, yaitu 6:1. Artinya, untuk setiap 6 saham MEJA yang kamu pegang, kamu berhak dapat 1 saham bonus tambahan.
Menurut keterangan perseroan, sumber dana untuk aksi korporasi ini berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor tahun buku 2024, yang nilainya sekitar Rp35,84 miliar.
Dampaknya? Saldo agio saham perusahaan nantinya akan menyusut jadi kira-kira Rp28,39 miliar. Di sisi lain, modal ditempatkan dan disetor penuh MEJA justru bakal melonjak, menjadi 2.608.085.715 saham.
Tentu saja, rencana ini masih perlu lampu hijau dari para pemilik saham. Persetujuan akan dimintakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diagendakan pada 8 April 2026 nanti.
Lalu, siapa saja yang berhak menerima bonus ini? Hak itu diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 20 April 2026.
Nah, untuk kamu yang ingin tahu jadwal lengkapnya, berikut ini timeline penting yang perlu diingat:
Cum Bonus di Pasar Reguler & Negosiasi: 16 April 2026
Ex Bonus di Pasar Reguler & Negosiasi: 17 April 2026
Cum Bonus di Pasar Tunai: 20 April 2026
Ex Bonus di Pasar Tunai: 21 April 2026
Tanggal pencatatan DPS (recording date) jatuh pada 20 April 2026. Setelah semua proses itu, barulah pembagian saham bonusnya dilakukan pada 8 Mei 2026.
(DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
BEI Hapus 11 Waran Terstruktur KGI Sekuritas dari Perdagangan per 11 Mei 2026
Sucor Asset Management Gandeng Hana Bank sebagai Agen Penjual Empat Produk Reksa Dana
Ashmore Perpanjang Buyback Saham Rp7 Miliar hingga Juli 2026
Blibli Terbitkan 9,5 Miliar Saham Baru Lewat Dua Skema, Targetkan Likuiditas dan Penguatan Modal