Partai Gerindra kembali mengingatkan soal bahaya penyelewengan BBM subsidi. Kali ini, mereka tak cuma memberi peringatan, tapi juga menyiapkan semacam "hadiah" untuk warga yang mau membantu mengawasi. Nilainya cukup menggiurkan, Rp 10 juta.
Ketua DPP Gerindra, Bambang Haryadi, secara khusus menyoroti solar. "Partai Gerindra menyiapkan Rp 10 juta bagi siapapun masyarakat, warga, yang memberikan informasi mengenai penyelewengan BBM subsidi khususnya solar," tegas Bambang dalam jumpa pers, Sabtu lalu.
Menurutnya, cara melaporkannya cukup sederhana. Masyarakat diminta merekam aktivitas yang terlihat mencurigakan. Contoh konkret yang dia sebutkan adalah pemindahan BBM subsidi dari tangki SPBU ke mobil lain, kerap terjadi di waktu-waktu sepi seperti tengah malam.
"Jadi silakan rekam aktivitas diduga ataupun dicurigai merupaka penyelewengan BBM subsidi lalu serahkan buktinya ke pengurus Gerindra setempat," ujar Bambang.
Dia menjelaskan, bukti rekaman itu bisa diserahkan ke kantor DPC Gerindra atau anggota fraksinya di DPRD, baik tingkat kabupaten maupun kota. Intinya, saluran pelaporannya dibuat seluas mungkin agar mudah diakses.
Di sisi lain, Bambang mendorong masyarakat untuk berani bersuara. Jangan sampai ada rasa takut untuk melaporkan praktik kriminal seperti kongkalikong oknum dengan SPBU nakal, termasuk para penadahnya.
"BBM subsidi hanya untuk angkutan umum, petani, nelayan. Gerindra menolak penyelewengan BBM subsidi dan ini harus diawasi bersama agar tepat sasaran," pungkas Sekretaris Fraksi Gerindra DPR ini.
Gerindra tampaknya serius ingin menjadikan publik sebagai mitra pengawasan. Dengan iming-iming sepuluh juta rupiah, mereka berharap bisa menekan praktik mafia solar yang selama ini sulit diberantas.
Artikel Terkait
Wali Kota Kupang Lantik 170 Pejabat, Tekankan Sistem, Integritas, dan Inovasi Birokrasi
Menteri Usul Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah Rangkaian, Anggota DPR: Bukan Solusi Tepat
Gubernur DIY Perintahkan Penutupan Daycare Ilegal Pasca Kasus Kekerasan di Little Aresha
Kepala Staf IDF Kecam Prajurit yang Kedapatan Menjarah Rumah Warga di Lebanon Selatan