Surabaya – Operasi patroli laut berhasil menggagalkan aksi penyelundupan bahan bakar berskala besar di perairan Surabaya.
Kapal tanker bermuatan ratusan kiloliter solar industri diamankan oleh Satuan Patroli Komando Daeral V TNI AL. Operasi ini digelar di Alur Pelayaran Barat Surabaya pada Sabtu, 14 Maret 2026, setelah petugas mendeteksi aktivitas yang dianggap mencurigakan.
Menurut sejumlah saksi, kapal bernama SPOB Kurnia Abadi 019 itu bergerak tak lazim. Tim dari KAL Katon pun segera bergerak, mengejar dan akhirnya menghentikan kapal tersebut di sebuah titik koordinat yang telah dipantau.
Hasilnya? Mereka menemukan fakta yang cukup mencengangkan.
Kapal berkapasitas 222 GT itu ternyata mengangkut sekitar 380 kiloliter High Speed Diesel (HSD) atau solar industri. Nah, saat dimintai dokumen, nahkoda berinisial AD dan lima anak buahnya justru tak bisa menunjukkan surat-surat yang sah. Baik dokumen pelayaran maupun kepemilikan muatan.
Kejanggalan makin terlihat saat ditelusuri lebih jauh. Kapal ini rupanya tidak terdaftar di bawah nama perusahaan yang jelas. Operasionalnya hanya dikelola oleh seorang agen berinisial B/T. Jelas, ini adalah indikasi kuat praktik ilegal.
Artikel Terkait
Mendikbud Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Inklusif di Ramadan
Iran Tangkap 20 Orang Diduga Kirim Data Sensitif ke Israel
Phil Campbell, Gitaris Legendaris Motörhead, Meninggal Dunia
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Bergerak Lebih Awal