Lebih dari 24 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air

- Minggu, 15 Maret 2026 | 17:00 WIB
Lebih dari 24 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air

JAKARTA – Angkanya terus bertambah. Hingga pertengahan Maret ini, sudah lebih dari 24 ribu jemaah umrah asal Indonesia yang tiba kembali di tanah air. Penerbangan internasional dari Arab Saudi ke berbagai kota di Indonesia ramai oleh kedatangan mereka.

M. Ilham Effendy, Staf Teknis Urusan Haji di Kantor Urusan Haji Jeddah, yang memberikan konfirmasi ini.

"Hingga 12 Maret 2026, tercatat 24.022 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air melalui berbagai penerbangan internasional dari Arab Saudi menuju Indonesia,"

kata Ilham, Minggu lalu.

Proses kepulangan ini tentu tidak berjalan begitu saja. Butuh pengawasan ketat. Menurut Ilham, dalam rentang tiga hari saja tepatnya sejak 10 hingga 12 Maret petugasnya memantau langsung proses keberangkatan 3.441 jemaah. Mereka tersebar di Bandara Jeddah dan Madinah.

“Petugas terus melakukan pengawasan lapangan serta berkoordinasi dengan pihak maskapai dan penyelenggara perjalanan ibadah umrah,”

ujarnya menjelaskan upaya yang dilakukan.

Tujuannya jelas: memastikan setiap masalah yang muncul bisa ditangani dengan cepat.

Dan kendala itu memang ada. Di lapangan, petugas menemui sejumlah persoalan. Yang paling sering adalah penyesuaian jadwal. Beberapa jemaah harus mengubah rencana pulang karena penerbangannya tiba-tiba dibatalkan oleh maskapai. Situasi yang pasti bikin hati was-was.

Namun begitu, kekhawatiran itu berhasil diredam. Lewat koordinasi yang intens antara petugas, perusahaan penerbangan, dan biro perjalanan, jemaah yang terdampak akhirnya bisa diberangkatkan juga. Mereka kembali ke Indonesia dengan selamat.

“Alhamdulillah, melalui berbagai upaya koordinasi yang dilakukan bersama maskapai, otoritas bandara, serta penyelenggara perjalanan ibadah umrah, para jemaah yang sebelumnya mengalami keterlambatan akhirnya dapat dipulangkan dengan aman,”

ungkap Ilham dengan nada lega.

Di sisi lain, pemantauan ini bukan hal sekali jadi. Kementerian Haji dan Umrah, lewat kantornya di Jeddah, berkomitmen untuk terus mengawal proses ini. Koordinasi intensif mereka lakukan, dengan satu harapan: seluruh jemaah umrah Indonesia bisa tiba di rumah dengan lancar, tanpa hambatan berarti.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar