Bima Arya Soroti Strategi Licik Industri Rokok di Panggung APCAT Summit

- Senin, 26 Januari 2026 | 21:30 WIB
Bima Arya Soroti Strategi Licik Industri Rokok di Panggung APCAT Summit

Di tengah hiruk-pikuk forum APCAT Summit 2026 di JW Marriott Jakarta, Senin lalu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya justru mendapat kejutan. Ia menerima penghargaan APCAT Award, sebuah bentuk pengakuan dari aliansi kota-kota Asia Pasifik untuk kesehatan dan pembangunan yang didukung Bloomberg Philanthropies. Bukan tanpa alasan, penghargaan ini mendarat di tangannya.

Penghargaan itu diberikan atas dedikasi panjangnya sekitar satu dekade dalam menunjukkan komitmen nyata mengendalikan tembakau dan mencegah Penyakit Tidak Menular. Ternyata, perjalanannya di bidang ini sudah cukup lama.

Dalam sambutannya, Bima Arya langsung menekankan peran krusial pemerintah, baik pusat maupun daerah. Menurutnya, para wali kota dan kepala daerah punya tugas besar menghadapi industri tembakau yang makin agresif, terutama dalam menyasar anak muda.

"Kalau kita geram pada korporasi perusak lingkungan, ya hari ini kita harus lebih geram lagi pada industri tembakau yang merusak anak-anak muda dan masyarakat," tegas Bima.

Ia membeberkan fakta yang cukup mengkhawatirkan. Industri rokok kini bertransformasi dengan pendekatan yang jauh lebih terselubung. Promosinya nggak lagi berupa iklan biasa, tapi menyelinap lewat pesan-pesan subliminal. Mirip iklan minuman atau permen, bahkan merambah ke ruang privat keluarga. Cerdik, tapi berbahaya.


Halaman:

Komentar