Dukungan untuk posisi Polri langsung di bawah Presiden kembali mengemuka di Gedung DPR. Kali ini, suara itu datang dari beberapa fraksi kunci, menanggapi wacana yang sempat beredar soal kemungkinan Korps Bhayangkara ditempatkan di bawah suatu kementerian. Mereka sepakat, struktur yang ada sekarang sudah ideal.
Dari Fraksi PKS, Nasir Djamil dengan tegas menyatakan posisi saat ini adalah yang terbaik. Ia menegaskan, hal itu sesuai dengan ketetapan MPR yang sudah ada.
"Fraksi PKS mendukung penuh. Kondisi idealnya ya Polri tetap di bawah Presiden, seperti diamanatkan Ketetapan MPR No. 7 Tahun 2000. Kami berharap ini bisa dipertahankan agar kepolisian tetap bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat," ujar Nasir dalam Rapat Kerja bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Senin lalu.
Nada serupa datang dari kubu Golkar. Rikwanto, anggota Komisi III, justru menyarankan Polri untuk fokus pada kinerja ketimbang larut dalam kekhawatiran. Menurutnya, kunci utamanya adalah membuktikan diri di lapangan.
"Tak perlu cemas dengan wacana. Tunjukkan saja sisi terbaik Polri dalam melayani dan menegakkan hukum. Kalau kerjanya bagus, simpati dan rasa cinta masyarakat pasti kembali," tegas Rikwanto.
Artikel Terkait
Pemilu Myanmar: Kemenangan yang Sudah Diatur di Tengah Perang Saudara
Gubernur DKI Soroti Sampah Warga sebagai Biang Kerok Banjir Jakarta Barat
Kapolri Tolak Keras Wacana Polri Dibawah Kementerian: Lebih Baik Jadi Petani
Adies Kadir Ditunjuk DPR Gantikan Arief Hidayat di Mahkamah Konstitusi