Komisi III Ingatkan Polri: Respons Terhadap Demo Pengaruhi Citra Biru di Mata Publik

- Senin, 26 Januari 2026 | 09:48 WIB
Komisi III Ingatkan Polri: Respons Terhadap Demo Pengaruhi Citra Biru di Mata Publik

Rapat kerja digelar Komisi III DPR dengan pimpinan Polri, Senin pagi (26/1) lalu. Ruang rapat di Senayan mulai ramai sejak pukul sembilan pagi. Pertemuan ini tak cuma membahas evaluasi kinerja tahun ini, tapi juga menyusun rencana untuk tahun anggaran 2026 mendatang.

Dipimpin Ketua Komisi III Habiburokhman, rapat dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia datang didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. Dari kejauhan, tampak juga Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri hadir di dalam ruangan.

Dalam sambutannya, Habiburokhman langsung menyentuh isu sensitif. Ia menekankan bahwa nilai-nilai reformasi di tubuh Polri harus terus dijaga, terutama dalam merespons aksi demonstrasi atau unjuk rasa di ruang publik. Menurutnya, cara polisi menangani hal-hal semacam itu punya dampak luar biasa pada citra institusi biru itu di mata masyarakat.

“Kami melihat ada 5 hal penting yang mempengaruhi citra polisi di mata publik yaitu pertama, bagaimana respons Polri terhadap kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat. Kedua, penegakan hukum lalu lintas,” jelas Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

“Ketiga, profesionalisme penanganan tindak pidana. Keempat, pelayanan masyarakat. Dan kelima tugas khusus seperti penanggulangan bencana alam,” lanjutnya.

Ia mengakui, secara jumlah, urusan kebebasan berekspresi mungkin hanya sebagian kecil dari seabrek tugas Polri. Namun begitu, pengaruhnya terhadap persepsi publik justru sangat besar. “Secara kuantitas, ini hanya sebagian kecil dari pelaksanaan tugas Polri, tapi pengaruhnya terhadap citra Polri di mata publik sangatlah besar,” katanya.


Halaman:

Komentar