Di sisi lain, saluran pernapasan juga jadi korban. Menghirup zat kimia ini memicu iritasi hebat.
Prof. Erlina menegaskan.
Memang, awalnya pengguna akan merasakan euforia. Rasa nyaman dan percaya diri yang melonjak instan. Tapi itu cuma ilusi, kebahagiaan semu yang justru menjebak, terutama bagi remaja yang penasaran.
Namun begitu, konsekuensinya jauh lebih berat. Selain jantung dan paru-paru, zat ini menggerogoti pencernaan. Mual, muntah, diare kronis bisa muncul. Yang lebih mengkhawatirkan, otak pun tak luput. Fungsi berpikir bisa terganggu secara permanen kalau pemakaian terus berlanjut.
Pungkasnya. Sungguh, harga yang terlalu mahal untuk sekadar sensasi sesaat.
Artikel Terkait
Mantan Kekasih Diamankan Diduga Tewaskan Mahasiswi di Dumai
Ketua Komisi VIII Tak Sadar Ada Upaya Pengkondisian Pansus Haji oleh Yaqut
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D
IHSG Melemah 0,37%, Analis Soroti Potensi Koreksi dan Peluang Penguatan