Pernah mendengar suara desis saat membuka tabung bola baru? Itu adalah udara bertekanan yang keluar. Bola disimpan dalam tabung khusus untuk menjaga performanya tetap prima.
Namun begitu, setelah digunakan, tekanan udara di dalam bola akan terus berkurang. Banyak faktor yang mempercepat proses ini. Kelembapan, suhu, gaya bermain yang keras, bahkan ketinggian lokasi dan jenis permukaan lapangan turut berpengaruh.
Dalam kondisi normal, bola bisa kehilangan seperempat tekanannya hanya setelah satu pertandingan saja. Pantulannya pun jadi lebih rendah dan permainan terasa lambat. Makanya, idealnya bola diganti setiap 2 hingga 4 jam permainan, atau setara satu sampai dua pertandingan. Di level profesional, bahkan bola baru selalu digunakan di setiap laga resmi.
Tips Supaya Bola Lebih Awet
Membeli bola baru terus-terusan tentu kurang hemat dan tidak ramah lingkungan. Untungnya, ada solusi praktis: tabung pengatur tekanan atau pressure regulator.
Alat ini memungkinkan kita menyimpan bola dalam kondisi bertekanan optimal. Caranya dengan memompa udara kembali ke dalam tabung melalui katup khusus. Dengan tekanan yang terjaga, usia pakai bola bisa diperpanjang secara signifikan.
Dalam jangka panjang, cara ini jauh lebih ekonomis, apalagi jika alatnya dipakai bersama-sama dalam sebuah klub. Selain menghemat kantong, kita juga ikut mengurangi limbah olahraga.
Lalu, Mana yang Terbaik?
Jawabannya sangat subjektif. Tergantung gaya bermain masing-masing pemain. Pemain yang suka tempo cepat dan reli panjang biasanya lebih nyaman dengan bola tekanan tinggi dan pantulan agresif.
Sementara pemain yang mengutamakan kontrol dan kenyamanan, cenderung memilih bola dengan tekanan lebih rendah. Sentuhannya lebih lembut di lengan.
Intinya, bola padel terbaik adalah bola yang paling sesuai dengan tingkat kemampuan, kondisi fisik, dan kebutuhan permainan kita sendiri. Dengan memahami karakteristik dan standarnya, kita bisa membuat pilihan yang tepat untuk mendukung performa di lapangan.
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu dan Ribuan Ekstasi di Jakarta-Bekasi
Jenazah Capt Andy Tiba di Tigaraksa, Keluarga Siap Beri Penghormatan Terakhir
DPR Dapat Awasi Hakim dan Jaksa, Lalu Siapa yang Mengawasi DPR?
Bima Arya Tinjau Longsor Cisarua, Janjikan Hunian Sementara untuk Korban