Lebih jauh, Sugiono menekankan bahwa Indonesia selalu mendambakan perdamaian dan stabilitas. Tanpa kedua hal itu, kata dia, kemakmuran global hanyalah mimpi belaka.
Pandangan ini sejalan dengan apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya.
"Seperti yang disampaikan juga kemarin oleh Bapak Presiden bahwa tanpa stabilitas, tanpa perdamaian, tidak mungkin mencapai suatu keadaan yang di mana dunia ini makmur. Saya kira itu yang menjadi posisi kita," tutur Sugiono.
Jadi, intinya jelas. Di tengah tarik-menarik kepentingan negara besar, Indonesia memilih untuk berdiri di tengah, menjaga netralitas, sambil tetap waspada pada kepentingannya sendiri. Itu sikap yang dipegang teguh, setidaknya untuk saat ini.
Artikel Terkait
Israel Lancarkan Serangan Besar ke Basis Hizbullah di Beirut, Balasan Roket Mendarat di Utara
PSG Hajar Chelsea 5-2 dalam Laga Spektakuler Babak 16 Besar Liga Champions
Valverde Cetak Hattrick, Real Madrid Hancurkan Manchester City 3-0 di Liga Champions
12 Maret dalam Catatan Sejarah: Dari Awal Orde Baru Hingga Pawai Garam Gandhi