Lebih jauh, Sugiono menekankan bahwa Indonesia selalu mendambakan perdamaian dan stabilitas. Tanpa kedua hal itu, kata dia, kemakmuran global hanyalah mimpi belaka.
Pandangan ini sejalan dengan apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya.
"Seperti yang disampaikan juga kemarin oleh Bapak Presiden bahwa tanpa stabilitas, tanpa perdamaian, tidak mungkin mencapai suatu keadaan yang di mana dunia ini makmur. Saya kira itu yang menjadi posisi kita," tutur Sugiono.
Jadi, intinya jelas. Di tengah tarik-menarik kepentingan negara besar, Indonesia memilih untuk berdiri di tengah, menjaga netralitas, sambil tetap waspada pada kepentingannya sendiri. Itu sikap yang dipegang teguh, setidaknya untuk saat ini.
Artikel Terkait
Bareskrim Sita Bukti Triliunan Rupiah Usai Geledah Kantor PT DSI
Tanah Longsor Cisarua: 10 Tewas, 82 Warga Masih Dicari di Tengah Hujan Deras
Jakarta Berangsur Pulih, Satu Titik Banjir Masih Bertahan di Kembangan
Longsor Cisarua Tewaskan 10 Orang, 82 Masih Dinyatakan Hilang