Jakarta Terapkan Sekolah Daring, Antisipasi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

- Jumat, 23 Januari 2026 | 00:12 WIB
Jakarta Terapkan Sekolah Daring, Antisipasi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

Jakarta bersiap. Menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi bakal melanda, Dinas Pendidikan Ibu Kota akhirnya mengeluarkan kebijakan resmi: pembelajaran jarak jauh atau PJJ akan diberlakukan. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran bernomor 9/SE/2026 yang ditandatangani langsung oleh Kepala Disdik DKI, Nahdiana.

Intinya sederhana: keselamatan siswa jadi prioritas utama. Kalau langit menggelap dan hujan lebat mengguyur tak karuan, ruang kelas akan dikosongkan. Aktivitas belajar mengajar dialihkan ke rumah masing-masing.

"Dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, satuan Pendidikan agar menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama cuaca ekstrem,"

Begitu bunyi poin pertama surat edaran yang dikutip Kamis (22/1) itu. Nahdiana tak main-main. Ia meminta para kepala sekolah untuk aktif mendampingi dan memantau proses PJJ ini. Yang menarik, ia juga menyuruh mereka menyiapkan skenario cadangan. Jadi, kalau ada kendala teknis atau jaringan internet bermasalah, pembelajaran tetap bisa jalan. Komunikasi dengan orang tua murid pun harus dijaga.

Kebijakan ini, kata dia, berlaku sampai tanggal 28 Januari 2026 nanti. Cukup lama. Itu menunjukkan bahwa pemerintah daerah memang serius mengantisipasi periode cuaca buruk yang diperkirakan bakal berlangsung beberapa hari ke depan.

Sebenarnya, wacana ini sudah mengemuka sebelumnya. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sempat mengungkapkan rencananya untuk menerapkan Work From Home bagi pekerja dan PJJ bagi pelajar jika cuaca benar-benar mengancam. Waktu itu, di Balai Kota Jakarta Pusat, Rabu (21/1), ia tampak berharap skenario terburuk tidak terjadi.


Halaman:

Komentar