Lubang Utang Rp 800 Triliun: Pemerintah Terjebak Siklus Gali Tutup

- Kamis, 22 Januari 2026 | 16:40 WIB
Lubang Utang Rp 800 Triliun: Pemerintah Terjebak Siklus Gali Tutup

Oh ya, data resmi untuk 2025 memang masih estimasi. Tapi berdasarkan data pemerintah tahun 2024 dan pola yang ada, perkiraan ini hampir pasti akurat. Yang menarik, cara pelaporan utang juga berubah. Dulu dirilis bulanan, sekarang cuma per kuartal. Besok-besok bisa jadi malah cuma setahun sekali.

Padahal, mestinya ada transparansi penuh. Bayangkan jika ada situs web khusus yang menampilkan utang negara secara real time, lengkap dengan rincian cicilan pokok dan bunganya. Kan negara ini milik bersama? Jangan sampai yang menikmati hasil utang segelintir orang, sementara bebannya ditanggung oleh rakyat kecil dan generasi mendatang lewat pajak yang makin mencekik.

Saya sengaja tidak mencantumkan rasio utang terhadap PDB di sini. Kalau dibandingkan dengan angka di tahun 2014 misalnya, pasti banyak yang kaget. Intinya, utang Indonesia membesar baik secara nominal maupun proporsinya.

Ini sekadar informasi. Untuk bahan renungan kita semua.

(Tere Liye)


Halaman:

Komentar