Kesunyian yang berat menggantung di udara di sebuah rumah di Jalan Purwo, Kelurahan Deli Tua. Ini adalah rumah duka. Di dalamnya, jenazah korban kecelakaan maut dengan kereta api di Tebing Tinggi baru saja tiba dan sedang dimandikan, bersiap untuk perjalanan terakhirnya. Peristiwa nahas itu terjadi Rabu petang, sekitar pukul setengah tujuh, di sebuah perlintasan yang sama sekali tak punya palang pintu.
Kepala Desa Mekar Sari, Juliadi, terlihat lelah dan sedih. Dia datang ke rumah duka itu Kamis pagi, wajahnya mencerminkan duka yang mendalam. "Yang menjadi korban adalah warga kami, enam orang," ujarnya, suaranya rendah.
Menurut penuturannya, dari enam warga desanya yang tewas, empat di antaranya berasal dari satu keluarga yang sama termasuk seorang balita. "Satu keluarga semua," tambahnya, menggeleng pelan.
Keluarga itu sebelumnya berangkat dari Deli Serdang untuk menghadiri sebuah acara keluarga di Batu Bara. Rupanya, rencana perjalanan mereka belum usai.
"Almarhum pergi ke tempat acara undangan keluarga. Kemudian pulangnya mau ke rumah keluarga yang sakit di Sei Sigiling," jelas Juliadi, merinci perjalanan terakhir mereka.
Kabar kecelakaan itu datang sebagai kejutan yang menyayat. "Saya kaget mendapatkan kabar dan langsung datang ke sini," tuturnya, menutup pembicaraan.
Mobil Toyota Avanza bernopol BK 1657 ABP yang mereka tumpangi hancur diterjang kereta. Akibatnya tragis: tak cuma enam warga Mekar Sari, tapi total sembilan nyawa melayang dalam insiden itu, termasuk sang sopir.
Duka ternyata terpencar. Dua jenazah lain dimakamkan di Tanjung Morawa, sementara empat jenazah, termasuk balita tadi, akan beristirahat di tempat ini.
Inilah Nama-Nama yang Gugur dalam Musibah Itu
Mereka yang tewas adalah Abdul Kadir Al Jaelani (42), sang sopir; lalu Rizal (59) dan Daratul Lailla (50); Risnawati (57); dua bocah kecil, Muhammad Hafiz (6) dan Muhammad Rafkha Attaqih (2); serta Asrah (80), Sri Devi (41), dan Zaitun (50).
Sebuah perjalanan silaturahmi yang berakhir nestapa. Kini, yang tersisa hanya kenangan dan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.
Artikel Terkait
Gubernur Kaltim Rudy Masud Minta Maaf soal Renovasi Rumah Dinas Rp25 Miliar, Janji Biayai Sendiri Item Non-Kedinasan
Harga Emas Antam Kembali Turun, Kini Rp2,809 Juta Per Gram
Mahfud MD: Hukum Jamin Hak Pro dan Kontra soal Prabowo, Tapi Pemakzulan Punya Syarat Berat
Raptors Samai Kedudukan Usai Kalahkan Cavaliers 93-89 di Laga Keempat Playoff NBA