Lalu bagaimana caranya kendaraan bisa lewat? Robby menjelaskan, pengaturan khusus sudah dilakukan. Lajur paling kanan yang mengarah ke utara, meski terdampak, masih bisa dilintasi. Dua lajur disediakan untuk mobil, sementara sepeda motor bisa memakai satu lajur di sisi paling kanan itu. Intinya, jalan dipaksa untuk tetap hidup meski menyempit karena banjir.
“Saat ini untuk sisi paling kanan Jalan DI Panjaitan yang mengarah ke utara, yang terdampak genangan masih bisa dilintasi. Ada dua lajur untuk kendaraan roda empat, dan roda dua bisa mengisi satu lajur di sisi paling kanan,”
tambahnya merinci.
Polantas sudah disiagakan di lokasi untuk mengatur arus kendaraan yang pasti lebih pelan dan hati-hati. Imbauan pun disampaikan ke para pengendara: waspada, kurangi kecepatan, dan jaga jarak. Genangan yang masih menggenang itu dinilai berpotensi membahayakan.
“Kami mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati karena genangan masih cukup tinggi dan berpotensi membahayakan,”
imbau Robby.
Nah, buat kamu yang mau lewat sana, siap-siap saja dengan kondisi macet dan basah. Kalau bisa, cari jalur lain aja. Dan yang paling penting, pantau terus info terbaru dari polisi soal kondisi jalan dan cuaca. Situasi kayak gini bisa berubah cepat.
Artikel Terkait
Menhan: Status Siaga Satu TNI untuk Jamin Rasa Aman, Bukan untuk Dikhawatirkan
BPJS Kesehatan Makassar Tetap Buka Layanan Administrasi Selama Libur Lebaran
Nastar hingga Kue Kacang: Kisah di Balik Kue Kering Wajib Lebaran
Once Mekel Dorong Keseimbangan Hak Cipta dan Akses Publik dalam Revisi UU