Di tengah kesibukan kunjungan kerjanya ke London, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk sebuah pertemuan khusus. Ia duduk bersama dua puluh empat profesor yang datang dari berbagai kampus ternama di Inggris Raya. Pertemuan ini, menurut Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, digelar untuk menjajaki peluang baru di dunia pendidikan.
“Bapak Presiden bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas top di Inggris Raya,” ujar Teddy, seperti yang terekam dalam channel YouTube Sekretariat Presiden, Kamis lalu.
Ia kemudian menyebutkan beberapa nama kampus yang hadir. “Jadi ada King’s College, ada Oxford University, Imperial College, kemudian Edinburgh, gitu ya kira-kira, dan 20 lainnya.”
Lalu, apa yang dibahas dalam pertemuan itu? Intinya adalah kerja sama. Prabowo punya rencana ambisius untuk membangun sepuluh kampus baru di dalam negeri, dan ia ingin menggandeng para ahli dari Inggris untuk mewujudkannya.
“Jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran. Kemudian di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), itu nanti beliau akan buat di Indonesia,” jelas Teddy.
Artikel Terkait
Genangan 70 Sentimeter Lumpuhkan DI Panjaitan, Lalu Lintas Dialihkan ke MT Haryono
Makan Bergizi Gratis dan Luka yang Tak Bisa Dihitung Persen
Silaturahmi Berujung Nestapa, Satu Keluarga Tewas Diterjang Kereta di Perlintasan Tanpa Palang
Jakarta Siaga Awas, Hujan Ekstrem Lumpuhkan Ibu Kota