Suasana haru dan isak tangis menyelimuti RS Bhayangkara Makassar, Rabu (21/1) lalu. Keluarga akhirnya bisa membawa pulang Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep. Peti jenazahnya diserahkan langsung oleh Kepala Biddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol dr Muhammad Haris, didampingi perwakilan Indonesia Air Transport.
Di sisi lain, proses pencarian dan evakuasi untuk korban lain masih terus berlangsung. Hingga kini, tim gabungan masih berusaha menemukan delapan orang lainnya.
Felix, kakak almarhumah, tak bisa menyembunyikan dukanya. Suaranya sesak ketika berbicara. Meski begitu, ia menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah berjuang.
Rencananya, keluarga akan segera membawa jenazah Florencia ke Jakarta untuk dimakamkan. "Kami akan segera membawanya ke Jakarta," katanya lirih.
Felix juga menyisipkan doa untuk keluarga korban lain. Ia berharap mereka diberi kekuatan yang sama.
Artikel Terkait
Yusril Soroti Ironi: Indonesia Sasaran Propaganda, RUU Penanggulangan Malah Ditolak
5,4 Juta Pekerja Ilegal: Pintu Terbuka bagi Perdagangan Manusia di Era Digital
Permainan Licin di Panggung Elite: Meritokrasi Hanya Ilusi?
Lahan Meikarta Dinyatakan Bersih, Siap Dibangun Rusun Bersubsidi