Brimob Kerahkan Senjata Air Berat Atasi Kobaran Api di Pabrik Ban Medan

- Rabu, 28 Januari 2026 | 13:55 WIB
Brimob Kerahkan Senjata Air Berat Atasi Kobaran Api di Pabrik Ban Medan

MEDAN Suasana mencekam menyelimuti kawasan Jalan Yos Sudarso KM 6,5 di Medan Deli, Selasa malam lalu. Kebakaran hebat melalap PT Garuda Mas Perkasa, sebuah pabrik ban Swallow. Kepulan asap hitam pekat sudah terlihat sejak sekitar pukul delapan malam, tapi kobaran api benar-benar membesar dua jam kemudian. Dari kejauhan, terdengar suara ledakan beruntun yang memecah kesunyian malam.

Menghadapi situasi darurat itu, Brimob Polda Sumut tak cuma mengerahkan personel. Mereka juga membawa senjata berat yang tak biasa: mobil Armoured Water Cannon atau AWC. Kendaraan taktis yang biasanya untuk pengendalian massa itu, kini diposisikan untuk menyerang si jago merah dari berbagai sisi. Air disemburkan deras untuk memutus rantai api yang sulit dikendalikan. Maklum, material di dalam pabrik terutama karet sangat mudah terbakar.

“Kami dengar ledakan, ternyata ada kebakaran. Sampai saat ini sudah ada tujuh kali ledakan keras banget dari pabrik,” ujar Marsya, seorang saksi mata yang masih terkesima.

Dia menambahkan, titik awal api diduga berasal dari area gudang. Dari sana, api merambat dengan cepat sekali, dipicu oleh tumpukan material yang mudah menyala. Aroma karet terbakar bahkan menyengat hingga ke jalan raya utama.

Selain AWC, sekitar 20 personel Brimob diterjunkan. Tugas mereka bukan hanya memadamkan api, tapi juga mengamankan lokasi dan mengendalikan kerumunan warga yang berdatangan. Proses pemadaman harus berjalan tanpa gangguan.


Halaman:

Komentar