Di kawasan Salemba yang ramai, Jakarta Pusat, sebuah aksi teror terjadi. Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), diserang secara tiba-tiba oleh orang tak dikenal. Pelaku menyiramnya dengan air keras.
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, langsung menanggapi. Ia mendesak polisi untuk bertindak cepat.
"Saya minta pihak kepolisian segera mengusut tuntas siapa pelaku dan dalang di balik penyerangan ini, ungkap motifnya secara terang," tegas Sahroni pada Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, teror semacam ini adalah tamparan keras bagi demokrasi. Apalagi, kata dia, jika nanti motifnya berkait-kelindan dengan aktivitas korban selama ini di KontraS. "Sangat tidak baik bagi iklim demokrasi kita," jelasnya lagi.
Artikel Terkait
Gladbach Tundukkan St. Pauli 2-0 di Bundesliga
Hari Pertama Mudik 2026: 285 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta, Arus Masih Terkendali
Kemlu Siap Sambut 34 WNI dari Iran dalam Evakuasi Tahap Kedua
Jalan Tol Trans-Jawa Tinggalkan Warung Legendaris Sepi dan Mangkrak