JAKARTA – Di tengah forum bisnis yang ramai di Tokyo, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ajakan terbuka. Ia mengajak kalangan pengusaha Jepang untuk mempertimbangkan kemitraan dengan Danantara, badan pengelola investasi strategis Indonesia. Ajakan ini bukan sekadar basa-basi diplomatik. Prabowo menawarkan reputasi dan tata kelola yang baik sebagai jaminan utama.
“Ini akan memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa kita serius serta akan melindungi semua investor,” tegasnya dalam acara Business Forum, Senin (30/3/2026).
“Dan saya pikir reputasi kita sudah sangat baik.”
Menurutnya, reputasi itu dibangun dari sejarah panjang. Indonesia, sepanjang catatan sejarahnya, tak pernah sekalipun gagal memenuhi kewajiban pembayaran utang. Komitmen ini bukan hal baru. Ia dijaga puluhan tahun oleh pemerintah demi menjaga kepercayaan dunia.
“Reputasi ini bukan baru berusia 5, 10, atau 15 tahun. Saya rasa reputasi ini sudah ada selama beberapa dekade,” ucap Prabowo.
“Indonesia memiliki reputasi, seperti yang Anda ketahui, bahwa kita tidak pernah gagal membayar utang-utang kita.”
Artikel Terkait
Wall Street Dibayangi Ketegangan Iran, Minyak Melonjak di Atas $115
Pemerintah Targetkan Groundbreaking Rusun Bantaran Rel Senen Mei 2026
Laba Bersih ICBP Melonjak 30% Jadi Rp9,2 Triliun di Tengah Tekanan Biaya
Stok Beras Bulog Tembus Rekor 4,3 Juta Ton, Inflasi Berhasil Dikendalikan