Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Jumat, 12 Juni 2026, dengan lonjakan signifikan. Pada pembukaan, indeks langsung terdongkrak 74,38 poin atau setara 1,26 persen, menempatkannya di level 5.960.
Tak berselang lama, momentum penguatan masih berlanjut. Hanya dalam satu menit pertama perdagangan, IHSG tercatat menguat 1,24 persen ke posisi 5.958. Kondisi ini diiringi oleh dominasi saham di zona hijau yang mencapai 380 emiten, sementara 97 saham lainnya melemah dan 482 saham stagnan. Volume transaksi awal pun tercatat cukup deras, mencapai 1,1 miliar lembar saham dengan nilai transaksi menyentuh Rp1,1 triliun.
Penguatan serupa juga terpantau pada sejumlah indeks acuan lainnya. Indeks LQ45 naik 1,47 persen ke level 595, indeks JII melesat 1,82 persen ke 353, indeks MNC36 menguat 1,47 persen ke 262, dan IDX30 tercatat naik 1,45 persen ke 339.
Sementara itu, hampir seluruh sektor industri berada dalam tren positif. Sektor energi, properti, industri, infrastruktur, konsumer non-siklikal, keuangan, transportasi, bahan baku, konsumer siklikal, dan teknologi semuanya mencatatkan penguatan. Satu-satunya sektor yang justru tertekan adalah kesehatan.
Di papan perdagangan, saham PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO), PT Golden Flower Tbk (POLU), dan PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) menjadi tiga besar pencetak kenaikan tertinggi. Sebaliknya, posisi top losers diduduki oleh PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIIC), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Ciptadana Asset Management Tbk (XCIS).
Artikel Terkait
IHSG Dibuka Melonjak 1,26 Persen ke Level 5.960, 380 Saham Hijau
Kenaikan Suku Bunga Acuan BI Pulihkan Kepercayaan Investor, Aliran Modal Asing Kembali Mengalir
Lahan Industri Menyusut, Deltamas Siapkan 60 Bisnis Baru untuk Perkuat Pendapatan Berulang
Humpuss Maritim Alih Fokus ke Optimalisasi Aset pada 2026 Usai Ekspansi Besar-Besaran