Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas lebih dari 20 ribu peserta dalam gelaran BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim 2026) di kawasan Gelora Bung Karno, Sabtu (13/6) pagi. Kehadirannya menandai dimulainya salah satu event olahraga tahunan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun DKI Jakarta, yang tahun ini genap berusia 499 tahun.
“Mudah-mudahan nyaman, jangan lupa bergembira sambil berlari,” ujar Pramono saat menyapa para pelari. Setelah memimpin seremoni pelepasan (flag-off), ia turut ambil bagian dalam kategori EJ Sport 10K.
BTN Jakim 2026 telah mengantongi sertifikasi dari Badan Atletik Dunia. Artinya, seluruh rute lintasan diukur dengan presisi dan memenuhi kriteria teknis internasional, menjamin standar perlombaan yang diakui secara global.
Event ini terdiri dari empat kategori, yakni BSN 5K, EJ Sport 10K, Le Minerale Half Marathon, dan BTN Marathon. Pada hari pertama, kategori 5K dan 10K menjadi agenda utama, sementara dua kategori lainnya akan digelar keesokan harinya dengan titik start di Monumen Nasional.
Pada kategori BSN 5K, rombongan pelari diisi oleh sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang berperan sebagai guide runner. Baik di kategori 5K maupun 10K, peserta berasal dari berbagai rentang usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Secara keseluruhan, BTN Jakim 2026 berhasil menggaet lebih dari 45 ribu peserta yang tersebar di empat kategori. Angka tersebut menempatkan ajang ini sebagai marathon dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia.
Tak hanya diikuti oleh warga negara Indonesia, seluruh kategori juga diramaikan oleh 1.012 pelari internasional yang berasal dari 56 negara. Di antaranya adalah peserta dari Malaysia, Singapura, Thailand, Korea Selatan, hingga Jepang.
Artikel Terkait
TNI Kerahkan Personel Kawal Aksi Mahasiswa di Tosari Atas Permintaan Polisi
TNI Dikerahkan Kawal Demo Mahasiswa atas Permintaan Polisi, Ditegaskan Hanya sebagai Dukungan
Trump Setujui Pencairan Aset Iran Rp428 Triliun, Klaim Pejabat Senior Teheran
Masyarakat Kini Bisa Cek Status Desil Bansos di DTSEN Lewat Tiga Cara