Liberty Media Pindahkan Konferensi Pers MotoGP Inggris ke Pusat Kota London

- Jumat, 31 Juli 2026 | 18:15 WIB
Liberty Media Pindahkan Konferensi Pers MotoGP Inggris ke Pusat Kota London

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, konferensi pers resmi Grand Prix Inggris tidak akan digelar di Sirkuit Silverstone. Liberty Media, pemilik saham mayoritas MotoGP, memindahkan acara tersebut ke Outernet London, sebuah kompleks hiburan di pusat kota London, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk mendekatkan ajang balap motor dunia kepada publik yang lebih luas.

Konferensi pers akan dimulai pukul 10.00 waktu setempat, dilanjutkan dengan pameran gratis untuk umum mulai pukul 14.00. Sejumlah pembalap utama dipastikan hadir, termasuk Marc Marquez, Marco Bezzecchi, Pedro Acosta, Ai Ogura, serta Cal Crutchlow yang tampil menggantikan Johann Zarco di LCR Honda.

Pengunjung Outernet London dapat menikmati pameran motor dari lima pabrikan MotoGP, pengalaman imersif, pameran trofi resmi Kejuaraan Dunia, serta sesi interaksi langsung dengan para pembalap. Acara ini menjadi pemanasan menjelang seri pembuka paruh kedua musim 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Silverstone pada 7 hingga 9 Agustus.

Direktur Pemasaran MotoGP Group, Kelly Brittain, mengatakan bahwa tingginya minat publik Inggris menjadi alasan utama dipindahkannya kegiatan media ke pusat kota. Strategi ini dirancang untuk menciptakan jangkauan media yang lebih luas serta menarik audiens baru di luar arena sirkuit.

Persaingan Moto3 Makin Sengit

Sementara itu, persaingan di kelas Moto3 2026 memasuki babak krusial. Dari 11 seri yang telah berlangsung, 33 podium telah terbagi kepada 11 pembalap berbeda. Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team memimpin klasemen dengan raihan 10 podium, termasuk enam kemenangan.

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil impresif pada musim debutnya bersama Honda Team Asia. Dua podium ketiga di Seri Brasil dan Prancis mengantarkannya ke posisi keenam klasemen sementara dengan 90 poin. Peluangnya untuk menembus lima besar terbuka lebar, terutama karena David Almansa dari IntactGP yang berada di peringkat kelima hanya unggul 19 poin dan sempat absen akibat cedera serta sakit radang tenggorokan.

Kondisi IntactGP kian berat karena David Munoz masih menjalani pemulihan cedera setelah kecelakaan di GP Hungaria. Manajer tim, Peter Ottl, mengandalkan Marcos Uriarte sebagai pengganti sementara dan mempertimbangkan merekrut pembalap dari Red Bull Rookies Cup 2026 yang sudah berusia 18 tahun.

"Kami selalu berusaha memanfaatkan situasi sebaik mungkin dan menemukan pembalap pengganti terbaik," kata Ottl. Ia mengakui tantangan mencari kandidat di tengah musim berjalan. "Namun, semua pembalap bagus tentu saja terikat kontrak dengan tim lain," ujarnya.

Keterbatasan pilihan juga disebabkan bentrok jadwal kompetisi serta batasan usia minimum. "Dan para pembalap muda tidak tersedia karena bentrok jadwal dengan Red Bull Rookies Cup atau karena mereka belum mencapai usia minimum 18 tahun," jelas Ottl. Meski demikian, ia tetap mempertimbangkan memberi kesempatan kepada pembalap muda yang memenuhi syarat.

"Itulah mengapa saya mempertimbangkan untuk memberikan kesempatan kepada pembalap Rookies Cup yang berusia 18 tahun dan memiliki beberapa prestasi, saya akan mengejar opsi itu," kata Ottl.

Perkembangan kondisi medis Munoz menunjukkan tren positif, meski waktu kembalinya belum pasti. "Perkembangan Munoz sangat bagus, dan dia memiliki harapan tinggi untuk segera kembali," ujar Ottl. Namun, tim tidak ingin terburu-buru menurunkannya ke lintasan demi kesembuhan total.

"Tapi saya tidak bisa mengatakan kapan itu akan terjadi, saya lebih suka dia pulih cukup untuk merasa percaya diri di atas motor daripada kembali terlalu cepat dan tidak mampu tampil maksimal," kata Ottl.

Fokus utama tim kini bergeser dari perebutan gelar juara dunia ke pemulihan kondisi fisik pembalap. "Ini bukan tentang Kejuaraan Dunia, ini tentang dia menjadi bugar dan kemudian balapan di level yang baik," ujar Ottl. Situasi ini dianggapnya sebagai dinamika balap di luar kendali tim. "Menjaga motivasi tetap hidup sangat penting, situasi yang muncul, dengan pembalap yang cedera atau sakit, berada di luar kendali kami," katanya.

Padahal, pada awal musim IntactGP menargetkan salah satu pembalapnya mampu bersaing dalam perebutan takhta juara dunia Moto3. "Tentu saja, kami memasuki musim ini dengan mengetahui bahwa kami memiliki dua pembalap, yang mana salah satunya bisa menjadi juara dunia," ujar Ottl. Harapan tersebut sempat disandarkan pada potensi pengulangan sukses tim Moto2 mereka, yang musim lalu berhasil menempatkan kedua pembalapnya di tiga besar.

"Sayangnya, mimpi itu telah hancur, tetapi kami tidak bisa menyalahkan diri sendiri," ujar Ottl. Meski target awal harus disesuaikan, manajemen tim tetap menjaga fokus untuk menyelesaikan paruh kedua musim. "Langkah selanjutnya adalah menemukan pembalap pengganti terbaik dan memberinya dukungan maksimal, itulah motivasi kami," katanya.

Memberikan kesempatan kepada pembalap muda menjadi langkah taktis untuk menjaga ritme kerja tim. "Langkah selanjutnya untuk menjaga motivasi tetap tinggi adalah mencoba pembalap muda dan melihat apa yang dapat kami capai dengannya," ujar Ottl. Namun, ia menyadari ekspektasi hasil harus disesuaikan. "Jelas, ini tidak sebanding dengan berjuang untuk kemenangan Grand Prix, kita harus menurunkan ekspektasi kita, karena kita tidak bisa menargetkan kemenangan dengan pembalap Rookie Cup berusia 18 tahun," katanya.

Pihak sponsor tim telah menerima penjelasan resmi mengenai penyesuaian target kompetisi tersebut. "Sponsor kami memahami hal ini dan selalu mendapat informasi yang baik," ujar Ottl.

Rangkaian balapan GP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone akan dimulai dengan sesi latihan bebas Moto3 pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags