Dukungan untuk KPK datang dari Pekalongan. Tak lama setelah Bupati Fadia Arafiq resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi, sejumlah karangan bunga berjejer rapi di depan Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Rupanya, itu kiriman dari warga yang ingin menyampaikan solidaritas mereka.
Unggahan di akun media sosial KPK sendiri memperlihatkan beberapa rangkaian bunga itu. Ada pesan dukungan agar lembaga antirasuah tersebut mengusut tuntas kasus yang menjerat bupati mereka. Sebuah bentuk apresiasi publik yang nyata dan langsung.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, tak menyia-nyiakan momen ini. Ia menyatakan apresiasi yang mendalam.
Katanya. Menurut Budi, dukungan semacam ini punya peran krusial. Ia bisa memperkuat langkah KPK dalam menindak tegas setiap kasus yang ada. Ia juga menegaskan bahwa penanganan perkara Fadia akan dilakukan secara transparan. Semua demi menjaga kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat.
Lalu, apa sebenarnya yang diduga dilakukan Fadia Arafiq? Intinya, ini soal penyalahgunaan jabatan. Fadia diduga mengatur sedemikian rupa sehingga sebuah perusahaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya memonopoli proyek jasa outsourcing di berbagai instansi pemerintah daerah Pekalongan.
Artikel Terkait
Mendikdasmen Dukung Aturan Batasi Gawai untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolsek Kaliwungu Dikeroyok Massa Saat Bubarkan Tawuran di Waktu Sahur
Anggota DPR Soroti Dampak Ganda Program Makan Bergizi Gratis: Ciptakan Lapangan Kerja hingga Gerakkan Ekonomi Lokal
BGN Temukan 78 Dapur Gizi di Solo Raya Langgar Aturan Teknis