Rabu (21/1/2026) lalu, suasana di Gedung Balai Kota DKI Jakarta tampak berbeda. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, terlihat mendampingi beberapa murid disabilitas. Mereka sedang mencoba sebuah bus baru. Bukan bus biasa, melainkan bus ramah disabilitas yang baru saja diluncurkan.
Pramono dengan sabar membantu anak-anak itu masuk ke dalam kendaraan. Ia tampak antusias, sambil sesekali berbincang dengan para murid. Acara sederhana ini punya tujuan yang jauh lebih besar: mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang benar-benar inklusif.
Di sisi lain, ini juga tentang hak pendidikan. Setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan akses dan kesempatan yang setara. Kehadiran bus ini diharapkan bisa menjadi salah satu jembatan untuk mewujudkannya.
Dalam peluncurannya, Gubernur tidak sendirian. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat terkait, seperti Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo. Hadir juga Suharini Eliawati, selaku Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta.
Menurut sejumlah saksi, uji coba itu berjalan lancar. Meski baru langkah awal, setidaknya sudah ada komitmen nyata yang terlihat. Tinggal menunggu implementasi lebih lanjut di lapangan.
Artikel Terkait
Dompet dan Buku Harian Pramugari Ditemukan di Lereng Bulusaraung
Tiga Guru Besar Siap Dukung Tifa di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Purbaya Yudhi Sadewa: Saya Bisa Perbaiki Rupiah dalam Dua Hari, Tapi...
Revisi UU Pemilu 2026: Pilpres Langsung Tak Diubah, Fokus ke Parliamentary Threshold