Namun begitu, tantangan di lapangan sama sekali tidak main-main. Kepala Basarnas, Marsekal Madya Mohammad Syafii, mengakui bahwa cuaca di sekitar Gunung Bulusaraung masih sangat tidak bersahabat. Hujan dan angin kencang kerap datang tiba-tiba, menyulitkan pergerakan tim gabungan.
Meski alam tak mendukung, upaya pencarian tak boleh kendor. Pencarian kini difokuskan di empat sektor berbeda, membentang dari puncak gunung hingga lereng yang mengarah ke Kabupaten Maros.
kata Syafii, menegaskan komitmen tim di tengah segala kesulitan.
Narasi ini masih berlanjut. Di satu sisi, ada data teknologi yang memberi isyarat optimistis. Di sisi lain, ada medan berat dan cuaca buruk yang terus menguji. Semua mata kini tertuju pada gunung itu, menunggu akhir dari pencarian yang penuh harap.
Artikel Terkait
Israel Lancarkan Serangan Besar ke Basis Hizbullah di Beirut, Balasan Roket Mendarat di Utara
PSG Hajar Chelsea 5-2 dalam Laga Spektakuler Babak 16 Besar Liga Champions
Valverde Cetak Hattrick, Real Madrid Hancurkan Manchester City 3-0 di Liga Champions
12 Maret dalam Catatan Sejarah: Dari Awal Orde Baru Hingga Pawai Garam Gandhi