Untungnya, kondisi kedua pengemudi relatif baik. Si pengemudi Avanza, AEN (52), dan pengemudi Rush, EAS (35), tak mengalami luka serius. Mereka bisa langsung memproses kejadian malam itu dengan kepala dingin.
Sayangnya, nasib berbeda dialami seorang penumpang Rush. Berinisial VP, dia mengalami cedera di bagian leher dan kepalanya. Keadaannya cukup menghawatirkan sehingga harus segera dilarikan.
“Korban mengalami luka pada bagian kepala dan leher, dan dirawat di RS Prof. IGNG Ngoerah Denpasar,” tambah Yusuf.
Insiden ini jadi pengingat lagi. Di jalan yang sibuk, reaksi sesaat terhadap hewan liar bisa berujung panjang. Pengemudi di belakang pun harus selalu waspada, menjaga jarak aman yang cukup untuk antisipasi hal-hal tak terduga semacam ini.
Artikel Terkait
Indonesia Gagal Raih Gelar di All England 2026, Semua Wakil Terhenti di Semifinal
Mendikdasmen Dukung Aturan Batasi Gawai untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolsek Kaliwungu Dikeroyok Massa Saat Bubarkan Tawuran di Waktu Sahur
Anggota DPR Soroti Dampak Ganda Program Makan Bergizi Gratis: Ciptakan Lapangan Kerja hingga Gerakkan Ekonomi Lokal