Di Twitter, riuhnya makin menjadi. Salah satu cuitan dari akun @nasaktion2, misalnya, menafsirkan B.Sc. dengan cara yang sinis: "BSC= Bodoh Songong Cabul?"
Tak ketinggalan, Dr. Rismon sendiri juga aktif bersuara di platform tersebut. Di awal tahun 2026, dia menulis resolusi yang keras.
"Resolusi saya 2026, MAKZULKAN WAPRES GIBRAN YANG TAK LULUS SMA, HANCURKAN DINASTI RAKUS KEKUASAAN JOKOWI!" kicaunya, disertai gambar sampul bukunya.
Gelar akademik yang mestinya jadi prestasi, dalam kasus ini justru berubah jadi bahan perdebatan panas. Narasinya pun terbelah: antara penjelasan formal soal arti gelar dan klaim-klaim personal yang terus bergulir. Semuanya berbaur di ruang digital, menciptakan hiruk-pikuk yang tak kunjung reda.
Artikel Terkait
Anggota DPR: Kewajiban Pulang Penerima Beasiswa Perlu Didahului Penyiapan Ekosistem Riset
Pengamat: Sikap Tegas Iran Soal Palestina Picu Propaganda Nuklir dan Tuduhan Palsu
Oknum Polisi Diamankan Usai Tembak Remaja di Makassar
Pertamina Pastikan Kapal dan Kru di Timur Tengah Aman, Siapkan Antisipasi Pasokan