Di Twitter, riuhnya makin menjadi. Salah satu cuitan dari akun @nasaktion2, misalnya, menafsirkan B.Sc. dengan cara yang sinis: "BSC= Bodoh Songong Cabul?"
Tak ketinggalan, Dr. Rismon sendiri juga aktif bersuara di platform tersebut. Di awal tahun 2026, dia menulis resolusi yang keras.
"Resolusi saya 2026, MAKZULKAN WAPRES GIBRAN YANG TAK LULUS SMA, HANCURKAN DINASTI RAKUS KEKUASAAN JOKOWI!" kicaunya, disertai gambar sampul bukunya.
Gelar akademik yang mestinya jadi prestasi, dalam kasus ini justru berubah jadi bahan perdebatan panas. Narasinya pun terbelah: antara penjelasan formal soal arti gelar dan klaim-klaim personal yang terus bergulir. Semuanya berbaur di ruang digital, menciptakan hiruk-pikuk yang tak kunjung reda.
Artikel Terkait
Antusiasme Konser Mewah vs Realita 171 Juta Penduduk Miskin
SP3 Eggi-Damai: Instruksi Istana yang Mengabaikan Aturan Hukum
Dari Brimob ke Medan Ukraina: Kisah Rio dan Taruhan Nyawa Sebagai Tentara Bayaran
Khamenei Tuding AS dan Israel Dalang Kerusuhan, Janji Pertanggungjawaban