Dari penggeledahan, polisi menyita barang bukti yang cukup mencengangkan. Ada 100 gram etomidate murni, ditambah 1 kilogram bahan kimia SLS. Tak ketinggalan, peralatan laboratorium impor dari India juga ikut diamankan.
“Dari barang bukti yang kita amankan jumlah bahannya di perkirakan dapat memproduksi sekitar 30 liter cairan Etomidate,” papar Parikhesit.
Menurut penyelidikan, HW-lah yang punya peran kunci sebagai peracik. Untungnya, operasi mereka belum sempat dimulai. Polisi bergerak cepat sebelum satu pun produk jadi dihasilkan.
“Lab ini berpotensi menghasilkan hingga 15.000 cartridge pods etomidate yang siap diedarkan ke masyarakat,” ujarnya.
“Alhamdulillah, sebelum lab ini sempat beroperasi dan menghasilkan produk untuk diedarkan, kami berhasil menggagalkannya.”
Kasus ini menunjukkan betapa kreatifnya jaringan narkoba mencari celah. Mereka memanfaatkan tren vape dan apartemen kelas atas untuk menutupi aktivitas ilegal. Tapi kali ini, langkah mereka berhasil dipatahkan.
Artikel Terkait
Gubernur Turun Langsung, 90 Desa di Pati Terendam Banjir
Di Balik Diamnya Jiwa Sensitif: Luka yang Tak Terlihat di Era yang Kasar
AS Resmi Cap Tiga Cabang Ikhwanul Muslimin sebagai Organisasi Teroris
Iran Klaim Siap Hadapi Perang, AS Ancang-ancang Opsi Keras