Video itu tiba-tiba viral. Tampak sebuah mobil dinas berlogo Kementerian Perhubungan melaju kencang di bahu jalan tol. Kejadiannya disebut-sebut terjadi di ruas Tol Cinere-Jagorawi, dan rekamannya langsung membanjiri linimasa media sosial.
Yang jadi sorotan, di bagian belakang mobil terpampang jelas tulisan 'Direktorat Jenderal Perhubungan Laut'. Padahal, dari kondisi jalan yang terlihat, tidak ada tanda-tanda darurat sama sekali. Hal inilah yang kemudian memantik pertanyaan banyak orang: urgen apa gerangan sehingga mobil dinas itu nekat ngebut di bahu tol?
Menanggapi heboh ini, Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, menyatakan pihaknya sedang menyelidiki.
"Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyampaikan perhatian serius atas beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan kendaraan jemputan Kementerian Perhubungan melaju cepat di bahu jalan tol," jelas Lollan dalam keterangannya, Selasa (13/1).
Ditegaskannya, keselamatan di jalan adalah hal mutlak. "Untuk itu, kami menegaskan bahwa bahu jalan tol hanya digunakan dalam kondisi darurat dan tidak diperkenankan untuk dilalui dalam situasi normal," ucapnya.
Pemeriksaan Internal Digelar, Sanksi Menanti
Menurut Lollan, saat ini pemeriksaan internal tengah berjalan untuk mengungkap kronologi sebenarnya. Mereka akan menelusuri kendaraan dan pengemudi yang terlibat.
Artikel Terkait
Gubernur Turun Langsung, 90 Desa di Pati Terendam Banjir
Di Balik Diamnya Jiwa Sensitif: Luka yang Tak Terlihat di Era yang Kasar
AS Resmi Cap Tiga Cabang Ikhwanul Muslimin sebagai Organisasi Teroris
Iran Klaim Siap Hadapi Perang, AS Ancang-ancang Opsi Keras