Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Kritik Keras Teori Ekonomi Tetes ke Bawah

- Selasa, 13 Januari 2026 | 03:18 WIB
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Kritik Keras Teori Ekonomi Tetes ke Bawah

"Teori itu bagus. Tapi nyatanya, netesnya kapan sampai ke bawah? Jangan-jangan 300 tahun lagi. Kita sudah pada mati semua," candanya yang disambut tawa, namun serius. Menurutnya, teori itu tidak tepat untuk Indonesia. Negara yang merdeka dari perjuangan, di mana banyak rakyatnya masih belum memiliki apa-apa. Karena itulah, pemerataan harus jadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan.

Kagum pada Siswa yang Fasih Berbahasa Asing

Prabowo tak menyembunyikan kekagumannya. Ia terkesima melihat kemampuan para siswa Sekolah Rakyat, termasuk yang mampu berpidato dalam bahasa asing dengan sangat baik.

"Saya terkesima, terus terang. Bisa ada anak yang pidatonya dalam beberapa bahasa, luar biasa. Bahasa Inggrisnya menurut saya jago. Saya yang pernah tinggal di luar negeri saja kagum," ucapnya.

Prestasi lain juga ia soroti. Dalam usia program yang baru enam bulan, sudah ada siswa yang menjuarai olimpiade matematika. "Saya sangat terharu. Mudah-mudahan kamera nggak ke arah saya tadi, sulit saya tahan air mata," tutur Prabowo dengan nada haru. Ia berterima kasih pada semua pihak yang mendukung program ini, dari kepala daerah hingga aparat keamanan.

Tanggapi Ejekan dan Rencana Besar Pendidikan

Presiden juga menyentil segelintir pihak yang kerap mengejek dan menyebarkan pesimisme. "Tidak mudah. Banyak yang mengejek saya. Sebetulnya cuma segelintir orang. Cuma mereka punya uang dan sarana untuk menyebarkan sinisme. Kemungkinan besar dibayar kekuatan asing, itu keyakinan saya," katanya lugas. Namun, ia menyatakan tidak gentar menghadapi cacian selama yang dilakukan adalah hal yang benar.

Ke depan, Prabowo mengumumkan rencana besar di bidang pendidikan. Pemerintah akan membuka kampus-kampus kedokteran dan teknik yang dapat diakses semua anak bangsa tanpa dipungut biaya. "Pendidikan adalah cara paling tepat untuk memutus kemiskinan. Tapi butuh uang. Uang kita kalau dicuri, ya kurang untuk membangun semua sekolah dan kampus yang kita impikan," tegasnya.

Lanjut ke IKN dan Menginap di Istana Garuda

Agenda di Banjarbaru berakhir, namun perjalanan belum selesai. Prabowo melanjutkan penerbangan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Sekitar pukul 18.46 WITA, Helikopter Kepresidenan yang ditumpanginya mendarat di halaman Istana Garuda IKN.

Prabowo yang berkemeja safari cokelat langsung disambut Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Ia didampingi sejumlah menteri dan pejabat setingkat.

Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, mengonfirmasi bahwa Presiden akan menginap di IKN malam itu. "Iya betul. Setelah dari Banjarbaru dan Balikpapan, beliau menginap di IKN," kata Teddy. Agenda untuk keesokan harinya, Selasa (13/1), masih belum dirinci.


Halaman:

Komentar