Kedai Baca di Bone Jadi Favorit Ngabuburit Ramadan, Fasilitas Lengkap dan Gratis

- Jumat, 27 Februari 2026 | 18:00 WIB
Kedai Baca di Bone Jadi Favorit Ngabuburit Ramadan, Fasilitas Lengkap dan Gratis

Kalau lagi bulan Ramadan di Watampone, ada satu spot yang ramai dikunjungi orang untuk ngabuburit. Kedai Baca milik Dinas Perpustakaan Kabupaten Bone itu, rupanya jadi favorit baru. Tempatnya memang asyik, nyaman banget buat nunggu adzan Magrib.

Lokasinya strategis, di Jalan Ahmad Yani. Tepat di samping kantor dinasnya sendiri, jadi gampang dicari. Begitu masuk, yang langsung menarik perhatian adalah desain interiornya yang estetik. Kursi-kursinya empuk, bikin betah duduk berjam-jam. Suasananya tenang, cocok buat yang pengin menghabiskan waktu dengan cara yang lebih produktif atau sekadar santai saja.

Nggak cuma itu, koleksi bukunya juga beragam. Dari yang ringan sampai yang serius, tersedia. Fasilitas pendukungnya lengkap: ada wifi gratis, toilet bersih, dan lokasinya dekat dengan masjid. Yang paling bikin senang, semua fasilitas ini bisa dinikmati tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Anju, salah seorang pengunjung, mengaku rutin datang ke sini selama Ramadan.

"Hampir setiap hari saya singgah," katanya.

Ia bisa menghabiskan waktu berjam-jam di antara rak-rak buku. Menurutnya, selain menunggu waktu berbuka, ini kesempatan bagus untuk mengupdate pengetahuan.

"Baca buku, sambil tunggu azan Magrib," pungkas Anju.

Di sisi lain, bagi Rina, pengunjung lainnya, kedai ini lebih dari sekadar tempat ngabuburit.

"Keberadaannya sangat membantu," ujar Rina.

Ia sering datang untuk mencari referensi buku tugas kuliah, atau sekadar melepas penat dari rutinitas. "Banyak tugas kampus yang sumbernya saya dapatkan di sini," tutupnya.

Jadi, kalau kamu lagi di Bone dan bingung cari tempat ngabuburit yang berfaedah, Kedai Baca ini layak dicoba. Suasananya mendukung, bukunya banyak, dan yang pasti, gratisan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar