Bayangkan saja, dalam rentang waktu lima tahun dari 2020 sampai 2024 Raffi tercatat mendirikan atau punya saham di sekitar 35 perusahaan! Itu angka yang fantastis. Semua itu berpayung di bawah RANS Entertainment, yang meski berdiri sejak 2015, baru benar-benar melejit jadi raksasa bisnis dengan jangkauan ke berbagai sektor dalam periode tersebut.
Tanggapan paling tajam datang dari Said Didu. Mantan staf khusus BUMN itu cuma menulis singkat di Twitter, tapi maknanya dalam: "Pemilik barang kotor selalu butuh tukang cuci."
Kalimat itu, meski singkat, seolah menyiratkan banyak hal. Menjadi penegas bahwa isu ini belum akan selesai hanya dengan pembelaan dari seorang menteri. Di media sosial, dua video terus jadi perbincangan: satu berisi pembelaan Erick Thohir, satunya lagi cuplikan Pandji Pragiwaksono yang menyindir Raffi Ahmad dengan gaya khasnya.
Artikel Terkait
Empat Terdakwa, Termasuk Kepala Desa, Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pagar Laut Tangerang
Polisi Sumsel Belum Terima Laporan Resmi Dugaan Perundungan Mahasiswi PPDS UNSRI
Buruh Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Khawatir Upah Makin Terpuruk
5 Drama China dengan Hubungan Paling Toxic, Bikin Gregetan tapi Tetep Nagih