Guru Pesantren di Madura Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati

- Senin, 12 Januari 2026 | 10:18 WIB
Guru Pesantren di Madura Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati

Di sisi lain, keluarga tersangka tampak kooperatif. Perwakilan mereka, Lora Fatkhul Bari, menyatakan kesediaan memenuhi panggilan polisi. Sebutan 'Lora' di daerah ini setara dengan 'Gus', menunjuk pada keturunan kiai.

"Kami serahkan saudara kami, anak kami UF yang selama ini beritanya simpang siur," kata Fatkhul.

Ia menegaskan, ini bentuk kepatuhan mereka pada penegak hukum.

"Biarkan APH yang memproses dan kami dukung, supaya bisa menegakkan hukum sesuai fakta yang terjadi," tuturnya. Mereka percayakan sepenuhnya proses hukum ini pada kepolisian.

Kasus ini tentu menghentak komunitas pesantren. Sebuah tempat yang seharusnya aman untuk belajar dan mengaji, kini tercoreng oleh ulah oknum. Masyarakat pun menunggu proses hukum yang transparan dan adil.


Halaman:

Komentar