Sementara itu, suasana di kediaman Gus Yaqut di Rembang, Jawa Tengah, terlihat sepi. Kumparan sempat mendatangi rumahnya di Kelurahan Leteh. Menurut Zaenal, Ketua RT setempat, rumah itu kini lebih banyak dihuni beberapa santri.
"Saya terakhir ketemu beliau akhir Desember lalu. Rumahnya memang sepi. Biasanya beliau pulang kalau ada acara tertentu saja. Tapi selalu open house untuk silaturahmi," ungkap Zaenal pada Jumat.
Zaenal mengenal Gus Yaqut sebagai sosok yang baik dan peduli. "Dia orangnya baik, loyal pada organisasi. Sejak dulu, sebelum jadi pejabat, sudah begitu. Dia kan warga sini, KTP-nya Rembang," katanya.
Soal status tersangka yang kini melekat, Zaenal punya pandangan sendiri. Ia menilai ini mungkin sekadar kesalahan kebijakan. "Menurut saya itu kesalahan kebijakan saja, kebijakan dari atas," ujarnya.
Di akhir percakapan, ia menyampaikan dukungan. "Semoga Gus Yaqut tabah. Anggap saja ini cobaan. Insyaallah cepat berlalu," harap Zaenal.
Artikel Terkait
Kemenag Tegaskan Distribusi Zakat Harus Berbasis Data Sosial Nasional
Bupati Bone Perintahkan Pembentukan Kios Pangan di Setiap Kecamatan Jelang Ramadan
Kemensos Setujui Pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur
Siswi SMP Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kali Terpencil Sikka