jelasnya.
Kebutuhannya memang nyata. Menurut Gus Ipul, statistik menunjukkan permintaan akan caregiver di masyarakat sebenarnya sangat tinggi. Mulai dari anak-anak yang ditinggal orang tua bekerja, sampai tentu saja, kelompok lansia dan disabilitas.
Untuk memastikan semuanya berjalan mulus, Kemensos saat ini sedang melakukan simulasi. Mereka mencoba mengetes mekanisme penyaluran makanan bergizi sekaligus melibatkan para caregiver tadi.
“Ya ini di awal tahun ini kita akan mencoba, ini lagi proses ya. Tapi saya mohon maaf ini nulisnya ini yang pas juga karena ini kita lagi simulasi untuk caregiver. Ini peluang yang baik karena memang ada kebutuhan,”
ungkap Gus Ipul dengan nada optimis.
Memang, program ini masih dalam tahap persiapan. Namun harapannya jelas: agar bantuan yang diberikan nanti tak sekadar rutinitas. Tapi benar-benar konsisten dan punya dampak nyata, menjangkau lebih banyak lagi orang yang membutuhkan di seluruh penjuru Indonesia.
Artikel Terkait
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan
Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP