Usai rapat di Kantor Kemendagri, Kamis lalu, Ketua Satgas Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, mengungkapkan langkah konkret timnya. Mereka tak bekerja sendirian. Untuk memetakan hunian warga yang porak-poranda akibat bencana, Satgas menggandeng dua lembaga kunci: BRIN dan BIG.
"Kami sudah minta bantuan," ujar Tito.
“Salah satunya, BRIN akan masuk dalam Satgas ini untuk melakukan kajian. Ditambah dengan BIG.”
Kolaborasi ini punya tujuan jelas. Menurut Tito, nantinya BRIN dan BIG akan mengkaji lokasi-lokasi yang potensial untuk dibangun huntara maupun huntap. Kajian mendalam ini diharapkan bisa menjadi peta jalan yang akurat.
Lalu, soal lahan? Tito meyakinkan bahwa pemerintah, baik pusat maupun daerah, akan menyediakannya. Bahkan, lahan pemerintah yang saat ini masih digunakan pihak swasta pun jadi opsi.
Ia memberi contoh nyata. “Ambil contoh Tamiang. Kami sudah rapat dengan Bupati dan Forkopimda di sana,” jelasnya.
Artikel Terkait
Akreditasi Tinggi, Layanan Sepi: Ilusi Mutu Perpustakaan yang Tersandera Angka
Swasembada Pangan: Dari Target Ambisius Menjadi Kenyataan yang Terukur
Brimob Tembak Warga di Tambang Ilegal Bombana, Empat Personel Diperiksa Propam
Iran Padamkan Internet, Tuding AS dan Israel Picu Kerusuhan dari Aksi Damai