Di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis sore lalu, suasana buka puasa bersama terasa hangat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo duduk berdampingan dengan perwakilan ormas, OKP, mahasiswa, dan masyarakat sipil. Acara yang penuh kekeluargaan itu ternyata juga menjadi momen penting bagi Sigit untuk menyampaikan pesan mendesak: jaga persatuan.
Menurut Sigit, nilai persatuan dan kesatuan bukan sekadar slogan. Itu adalah kunci utama. Tanpanya, mustahil mendukung dan menyukseskan berbagai program pemerintah yang sedang berjalan.
ujar Sigit di lokasi.
Ia tak menampik bahwa situasi global saat ini sedang tidak baik-baik saja. Dinamika yang terjadi di luar negeri, menurutnya, berpotensi besar berdampak ke dalam negeri. Karena itulah, solidaritas nasional menjadi barang wajib.
tegasnya.
Di sisi lain, Sigit ingin meyakinkan semua pihak. Institusi Polri, katanya, tetap akan memberikan ruang bagi mahasiswa dan pemuda untuk menyalurkan aspirasi. Itu adalah bagian tak terpisahkan dari demokrasi yang kita junjung.
Artikel Terkait
Ibu Rumah Tangga di Polman Tewas Diduga Tersengat Listrik di Kamar Mandi
IHSG Menguat ke 7.500, Analis Buka Target 7.856 dengan Peringatan Koreksi
Kasus Korupsi CCTV Rp2 Miliar di Makassar Mandek, Kejaksaan Dinilai Lamban
Berkas Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dinyatakan Lengkap, Segara Dilimpahkan ke Pengadilan Militer