Di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis sore lalu, suasana buka puasa bersama terasa hangat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo duduk berdampingan dengan perwakilan ormas, OKP, mahasiswa, dan masyarakat sipil. Acara yang penuh kekeluargaan itu ternyata juga menjadi momen penting bagi Sigit untuk menyampaikan pesan mendesak: jaga persatuan.
Menurut Sigit, nilai persatuan dan kesatuan bukan sekadar slogan. Itu adalah kunci utama. Tanpanya, mustahil mendukung dan menyukseskan berbagai program pemerintah yang sedang berjalan.
ujar Sigit di lokasi.
Ia tak menampik bahwa situasi global saat ini sedang tidak baik-baik saja. Dinamika yang terjadi di luar negeri, menurutnya, berpotensi besar berdampak ke dalam negeri. Karena itulah, solidaritas nasional menjadi barang wajib.
tegasnya.
Di sisi lain, Sigit ingin meyakinkan semua pihak. Institusi Polri, katanya, tetap akan memberikan ruang bagi mahasiswa dan pemuda untuk menyalurkan aspirasi. Itu adalah bagian tak terpisahkan dari demokrasi yang kita junjung.
Artikel Terkait
Babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026 Terkunci, 16 Tim Siap Bertarung
Ketua Gema Bangsa Usul Ganti Parliamentary Threshold dengan Ambang Batas Fraksi
Dua Advokat Gugat MK, Minta Syarat Calon Presiden Dilarang Berkeluarga dengan Petahana
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Dugaan Pemerasan Bupati Pati