"Bertanding bagus, masa mau bertanding enggak ada lawan tanding. Enggak seru dong. Bener?" ujarnya diselingi tawa.
"Apa kita mau lomba, lomba 100 meter, lari sendiri, enggak ada lawannya? Enggak lucu itu. Iya kan? Itu dagelan namanya itu. Enggak apa-apa."
Tapi di sini poin pentingnya. Persaingan itu, katanya, harus punya tujuan akhir yang sama.
"Tapi bersaing tujuannya sama. Begitu siapa pun yang menang, harus bekerja, harus membela rakyat, harus bekerja sesungguhnya untuk rakyat Indonesia," tegasnya.
Pesan itu jelas. Setelah pertarungan politik usai, semua pihak diharapkannya bersatu lagi. Fokusnya satu: membangun negeri.
Artikel Terkait
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah
Ledakan Tabung Gas di Pabrik Gizi Ngawi Lukai Satu Pekerja
Kedubes Iran Kunjungi Keluarga di Kampar yang Beri Nama Bayi Ali Khamenei