Kalau kita ingat-ingat lagi suasana kampanye Pilpres dulu, ada satu hal yang bikin orang tersenyum. Kedua kandidat, meski beda latar, ternyata punya kesamaan yang lucu: sama-sama suka joget. Gerakannya mungkin beda, tapi semangatnya sama. Ingin dekat dengan rakyat, katanya.
Namun begitu, di balik tawa dan gelak itu, ada cerita lain yang mengendap. Ternyata, keduanya punya ketergantungan yang dalam pada sesuatu yang bernama “minyak”. Ya, minyak. Tapi jenisnya berbeda.
Yang satu, seperti kita tahu, hidupnya diwarnai oleh urusan minyak bumi. Dari sanalah kekuatan dan tantangannya berpusat. Proyek-proyek besar, lobi-lobi internasional, semuanya beraroma crude oil yang khas.
Artikel Terkait
Tompi Buka Suara Soal Mata Ngantuk Gibran, Pakar Lain Malah Sindir
Anies Baswedan: Jika Aturan Zonasi Ketat Diterapkan, 75 Persen Jakarta Bisa Jadi Ruang Hijau
Ijazah Jokowi Tersangkut di Polda, Sidang Citizen Lawsuit di Solo Terus Berlanjut
Prabowo Serahkan Bonus Rp 456 Miliar, Pesan Khusus untuk Atlet SEA Games